Managemen PT Pertamina Hulu Energi Kampar Abaikan Panggilan Hearing DPRD Pelalawan
![]() |
| Rinto S.Sos |
Penulis: Farikhin
Apalagi dengan tindak tanduk mencurigakan dari manajemen PT Pertamina Hulu Energi Kampar yang tidak terbuka mengenai jumlah tenaga kerja saat ini.
"Tadi sebenarnya kami jadwalkan pertemuan, tapi mereka minta ditunda," kata anggota Komisi I DPRD Pelalawan, Rinto, kepada GoRiau.com, Senin (9/4/2018).
Menurutnya, pertemuan lanjutan tersebut sedianya untuk meminta penjelasan terkait tiga kontraktor perusahaan yang tidak terdaftar di Disnakertrans Pelalawan.
Perusahaan tersebut yakni, PT Adonara Bhkati Bangsa, PT Marta Teknik dan PT RSI, perusahaan dibidang produksi, keamanan dan transportasi. "Kita minta mereka menjelaskan soal ini," jelasnya.
Selain itu kata Rinto, PT Pertamina Hulu Energi Kampar juga akan diminta penjelasan secara terperinci terkait jumlah tenaga kerja.
"Kita sangat menyayangkan hal ini, karena itu sudah kita jadwalkan melalui Bamus," ujarnya.
Rinto menegaskan, pihaknya akan kembali menjadwalkan ulang pertemuan. "Kita panggil ulang, sampai mereka bisa membuktikan 85 persen tenaga kerja mereka itu tenaga kerja lokal. Seperti kata mereka," pungkas, politisi Golkar.***













