Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Tak Kunjung Diangkat Jadi PNS, 625 Guru FHK2 Kampar Mengadu ke Wakil Rakyat

Tak Kunjung Diangkat Jadi PNS, 625 Guru FHK2 Kampar Mengadu ke Wakil Rakyat
Ratusan guru FHK2 Kampar saat mengikuti hearing bersama Komisi II DPRD Kampar.
Senin, 09 April 2018 19:24 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Ratusan honorer yang bergabung dlam Forum Honorer Kategori Dua (FHK2) Kabupaten Kampar meminta dukungan kepada DPRD Kampar untuk diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka llansung mendatangi Gedung DPRD Kampar, Senin (9/4/2018).

Kehadiran ratusan guru FHK2 ini disambut lansung oleh Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri dan Wakil Komisi II Iib Nursaleh, Sekretaris Komisi II Hendra Yani, Anggota Komisi II Firman Wahyudi. Sementara itu dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar Santoso.

Pertemuan berlansung selama dua jam di ruangan banggar DPRD Kampar. Terlihat puluhan para guru FHK2 ini rela berdiri mendengarkan harapan para wakil rakyat ini untuk memperjuangkan nasibnya.

Rosmaniar perwakilan 625 guru FHK2, dalam orasinya mengaku tiga pekan yang lalu sudah menunggu momen hearing dengan DPRD Kampar ini.

"Jujur saya, tiga pekan yang lalu sebanyak 625 guru FHK2 sudah menunggu momen ini. Kami disini tidak banyak meminta, hanya saja cuma meminta kejelasan nasib kami kepada DPRD Kampar," pungkasnya.

Ia juga menyampaikan kekesalannya terhadap keadilan di negeri ini. Karena menurutnya para guru yang sudah mengabdi puluhan tahun nasibnya masih terkatung-katung, sementara itu yang baru mengabdi sudah terlebih dahulu mengecap.

"Kami berjuang dan mengabdi di negeri ini sudah puluhan tahun. Sementara mereka yang tidak berjuang telah terlebih dahulu diangkat sebagai PNS. Oleh karena itu, hari ini kami menuntuk hak kami, PNS bagi kami saat ini adalah harga mati," tegasnya disambut tepuk tangan ratusan guru honorer.

Sementara itu Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri kepada GoRiau.com usia mengikuti hearing mengatakan, ia berjanji akan memperjuangan kondisi para guru FHK2 yang telah mengabdi puluhan tahun untuk diangkat sebagai PNS.

"Saya tadi telah meminta kepada kawan-kawan DPRD komisi II untuk berangkat ke Kementerian Pendidikan dan KemenpanRB didampingi oleh Dinas Pendidikan Kampar dan BKAD dan juga dari utusan beberapa orang para guru FHK2 ini. Nantik kita biayailah untuk keberangkatannya," jelas pria yang akrab disapa Ongah Fikri ini. ***

Kategori:Voli, Riau, Umum
wwwwww