Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

UKJ di Pekanbaru, 18 Anggota AJI dari 4 Provinsi Dinyatakan Kompeten

UKJ di Pekanbaru, 18 Anggota AJI dari 4 Provinsi Dinyatakan Kompeten
Para jurnalis peserta UKJ berfoto dengan para penguji dan panitia usai pelaksanaan UKJ di Hotel Grand Suka, Minggu (8/4) malam. (ist)
Senin, 09 April 2018 19:44 WIB
PEKANBARU - Sebanyak 18 jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dari empat provinsi di Sumatera, yakni Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan, mengikuti Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang digelar AJI Indonesia di Hotel Grand Suka Pekanbaru, Sabtu (7/4) dan Minggu (8/4/2018). Semua peserta dinyatakan kompeten oleh tim penguji.

Kegiatan UKJ ini diawali dengan Workshop ''Profesionalisme Jurnalis Menghadapi Hoaks'' pada Jumat (6/4) di tempat yang sama. ''Esensi uji kompetensi ini untuk menguji pemahaman dan keterampilan seluruh jurnalis khususnya anggota AJI. Mengukur sikap dan kemampuan peserta sebagai jurnalis profesional,'' ungkap Koordinator Badan Penguji AJI Indonesia Budisantoso Budiman di akhir UKJ, Minggu (8/4/2018) malam.

Kedelapan belas peserta yang menjalani UKJ terdiri dari jenjang Muda, Madya dan Utama. Sedangkan pengujinya adalah Hasan Basril (Pekanbaru), Winahyu Dwi Utami (Pekanbaru), Budisantoso Budiman (Lampung) dan Sofiardi Bachyul (Padang). Selain itu, ada penguji magang, yakni Ramon Epu (Jambi).

Dengan digelarnya UKJ AJI di Pekanbaru ini, maka anggota AJI yang dinyatakan kompeten sesuai tingkatannya semakin bertambah. Total anggota sekitar dua ribuan anggota aktif yang tersebar di Indonesia. ''Masih ada sekitar seribu anggota AJI yang belum ikut uji kompetensi dan ada yang harus naik jenjang,'' jelas redaktur senior kantor berita Antara tersebut.

Ke depan, selain agenda internal, AJI juga akan mengupayakan usulan ke Dewan Pers terkait dengan uji kompetensi, terkait dengan keseriusan agenda uji kompetensi profesi jurnalis agar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka.

''Beberapa hal akan kita usulkan ke Dewan Pers mengenai prosedur, modul, termasuk sampai ke pencabutan sertifikat kompeten. Pada saatnya AJI ambil sikap tegas berkaitan pelaksanaan uji kompetensi, bahwasanya jangan sampai seremonial syarat formal semata,'' urainya.

AJI sebagai organisasi profesi tetap memegang kode etik profesi dan menjaga marwah jurnalis. Sejauh ini publik masih menilai AJI sebagai organisasi profesi yang serius menjunjung tinggi kode etik, sehingga masih dipercaya masyarakat.

''Kita berharap AJI bisa lebih baik. Bukan mau menyimbongkan diri, bukan fitnah, tetapi sampai hari ini AJI masih menjadi organisasi profesi jurnalis yang terpercaya,'' tegasnya.

Pada kegiatan UKJ terpilih sebagai peserta terbaik tingkat Utama: Donal Meisel (jurnalis TV One wilayah liputan Sumatera Barat), tingkat Madya: Riyan Nofitra (jurnalis Tempo untuk wilayah liputan Riau) dan tingkat Muda: Margaretha Nainggolan (jurnalis Batamnews.com).

Ketua AJI Pekanbaru, Firman Agus dalam penjelasannya menerangkan, jika UKJ kali ini merupakan yang keduakalinya digelar di Pekanbaru. Sebelumnya digelar lima tahun silam.

''Alhamdulillah UKJ keduakali digelar di Pekanbaru ini berjalan sukses, setelah sebelumnya digelar pada 2013 lalu,'' sebutnya.

Ia berharap rekan-rekan AJI yang selesai melaksanakan UKJ dapat menjalankan tugas dan amanah selaku jurnalis mengedepankan kepentingan masyarakat dan tidak menciderai profesi dengan perbuatan yang melanggar kode etik dan kode perilaku AJI.

''Mudah-mudaha  kawan-kawan peserta yang telah dinyatakan kompeten mengaplikasikan apa yang didapat selama UKJ dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis. Yang terpenting, tetap menjaga independensi dan prinsip-prinsip AJI,'' ujarnya.

Usai di Pekanbaru, AJI dalam waktu dekat juga akan menggelar UKJ di sejumlah daerah, seperti Jambi, Palembang, Medan, Pontianak dan daerah lainnya di Indonesia dalam tahun ini.rls

Editor:hasan b
Sumber:rilis
Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww