Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
23 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
23 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
23 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
4 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Home  /  Berita  /  Beladiri

25 Kali Sukses Beraksi, 4 Komplotan Jambret di Pekanbaru Keok di Tangan Polisi, 1 Orang Residivis Begal

25 Kali Sukses Beraksi, 4 Komplotan Jambret di Pekanbaru Keok di Tangan Polisi, 1 Orang Residivis Begal
Polsek Tenayaran Raya yang diwakili Kanit Reskrimnya Ipda Budi Winarko saat jumpa pers pengungkapan kasus penjambretan 25 TKP yang dilakukan 4 komplotan (Foto: Chairul Hadi)
Rabu, 11 April 2018 11:28 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Aparat Polsek Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Riau meringkus empat orang komplotan jambret yang sudah 25 kali melakukan aksinya, sebelum keok di tangan aparat berwajib. Salah seorang dari mereka bahkan pernah di penjara (Residivis) atas kasus Begal.

Empat komplotan ini, masing-masing berinisial FI (20), HDS (19), RW (22) dan IS (20) ditangkap ditiga tempat terpisah. Sedangkan dua rekan mereka yakni BC dan BK sudah ditetapkan menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) dan tengah dalam perburuan aparat Polsek Tenayan Raya.

Meski masih berusia muda, komplotan tersebut bisa dikatakan sudah berpengalaman. Pengakuan mereka ke polisi, aksi itu telah dilakukan sebanyak 25 kali. Sasarannya antara lain handphone, tas hingga perhiasan yang dipakai pemotor saat berkendara di jalan raya.

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Ramadhani melalui Kanit Reskrimnya Ipda Budi Winarko pada Rabu (11/4/2018) siang menuturkan, aksi penjambretan yang dilakukan komplotan tersebut antara lain di wilayah Tenayan Raya, Bukit Raya, Kecamatan Limapuluh hingga di daerah Pekanbaru Kota.

"Pengakuannya sudah 25 TKP penjambretan, ini masih kita kembangkan lagi dan kemungkinan jumlahnya akan bertambah. Incaran mereka adalah pengendara motor wanita. Sasarannya berupa barang bawaan, seperti handphone hingga perhiasan," terang Budi Winarko dalam jumpa persnya di Mapolsek.

Empat sekawan itu juga kerap memanfaatkan kelengahan korbannya. Misal, pemotor yang berkendara sambil menelpon atau korban yang menaruh ponselnya di dasboard sepeda motor. "Jadi diintai dulu, mana sasarannya lalu diikuti dari belakang. Rata-rata korbannya perempuan," lanjut Kanit Reskrim.

Setelah berada di jalan yang sepi, pelaku dengan cepat memanfaatkan situasi dengan memepet motor korbanya dari arah kiri. Dalam waktu singkat, barang berharga milik korbannya berpindah ke tangan pelaku dan mereka langsung tancap gas.

"Sebagian barang bukti sudah berhasil kita amankan, kebanyakan handphone yang jadi targetnya. Kita turut menyita satu unit sepeda motor matik yang digunakan mereka untuk menjambret," urai Budi yang didampingi Kasubag Humas Polresta Pekanbaru.

Peran mereka pun berganti-ganti, terkadang ada yang sebagai joki (Mengendarai motor) dan satu lagi tukang petik (Menjambret, red) atau sebaliknya tergantung situasi. Bahkan satu diantaranya diketahui seorang residivis atas kasus pencurian disertai kekerasan (Curas) atau awamnya Begal.

"Yang inisial FI adalah residivis dan baru bebas dari penjara pada akhir tahun 2017 lalu (Bulan Desember, red). Ia sebelumnya terlibat kasus Begal. Tak lama setelah bebas kembali terlibat jambret bersama tiga tersangka lainnya," pungkas Ipda Budi Winarko berbincang dengan GoRiau.com. ***

Kategori:Beladiri
wwwwww