Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
22 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
15 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
14 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
17 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Usung Jokowi-Cak Imin, PDIP Sebut PKB Sedang Gunakan Jurus Kepiting

Usung Jokowi-Cak Imin, PDIP Sebut PKB Sedang Gunakan Jurus Kepiting
Jokowi saat menjamu Cak Imin di Istana. (Istimewa)
Rabu, 11 April 2018 05:26 WIB

JAKARTA - Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menanggapi deklarasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengusung Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai kandidat Capres-Cawapres 2019.

"Jurus kepiting, maksudnya teknik menjepit dari dua arah. Itu sebabnya yang disorongkan langsung tandem, seperti pemain ganda dalam olahraga," ujar Hendrawan saat dihubungi, Selasa (10/4/2018).

Namun, anggota Komisi XI DPR itu tak mempersalahkan deklarasi PKB tersebut. Menurutnya, Jokowi-Cak Imin bukan keputusan final lantaran harus dibahas dengan partai politik pengusung lainnya.

"Deklarasi ya boleh-boleh saja. Terus apa yang dimasalahkan? Ini kan sebuah tawaran, sebuah opsi," katanya.

Sebelumnya, PKB mengusung Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar untuk Pemilu Presiden 2019. Keputusan tersebut, salah satunya diwujudkan dengan membuat Posko JOIN yang merupakan akronim Joko Widodo-Muhaimin di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/4/2018).

"Saya nyatakan PKB pada Pilpres 2019 mendatang akan mengusung pasangan Pak Jokowi dan Muhaimin Iskandar yang oleh sahabat Ancu (sapaan akrab Usman Sadikin) disebut pasangan JOIN," kata Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, saat peresmian Posko JOIN.

Cak Imin tidak hanya merestui pembuatan posko namun juga memberikan pernyataan tegas bahwa dia siap mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019 dan menyatakan akan mensosialisasikan JOIN ke seluruh pelosok negeri sekaligus menjadikannya tema perjuangan.

"JOIN akan kita sosilisasikan kepada masyarakat, JOIN kita akan sowankan ke seluruh rakyat. JOIN akan menjadi tema perjuangan kita sampai Pilpres 2019 mendatang. semoga Allah memberi kekuatan, semoga Allah memberi kesuksesan, Insya Allah JOIN yang akan menang pada 2019 mendatang," kata Cak Imin.

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Teropongsenayan.com
Kategori:Metropolitan, Voli, Olympic, PON, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww