Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
16 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
18 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
10 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Badminton

Kunjungan Wisatawan ke Manado Membludak, Tapi Terkendala Birokrasi di Imigrasi

Kunjungan Wisatawan ke Manado Membludak, Tapi Terkendala Birokrasi di Imigrasi
Jum'at, 13 April 2018 22:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MANADO - Manado Sulawesi Utara, adalah salah satu kota tujuan wisatawan dari berbagai mancanegara. Bahkan dalam sehari, jumlah penerbangan pun kian meningkat.

Sekali penerbangan, jumlah wisatawan pun sekitar 200 orang dari berbagai negara seperti China dan Eropa. Hal ini diungkapkan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey yang diwakili Kepala Bappeda Ricky Toemandoek di acara pembukaan Pres Gathering Pimpinan MPR dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Manado, Jumat (13/4/2018).

"Kalau jumlah kunjungannya sangat jauh peningkatannya. Namun jujur saja kita masih mengalami berbagai kendala, seperti infrastuktur dan Bandara," tandasnya.

Kemudian kata dia, adalah kendala birokrasi di kantor Imigrasi. "Bayangkan saja, kalau sekali penerbangan 200 orang, tapi yang melayani cuma 6 orang petugas Imigirasi, ini memakan waktu berjam-jam," tukasnya.

Kendala lainnya kata dia, banyaknya pesawat yang parkir, juga membuat Bandara sering mengalami delay.

"Jadi banyak juga yang akhirnya parkir ke Gorontalo. Untuk itu, kita sudah tawarkan ke China untuk membuka Bandara baru di Butung, sebagai alternatif. Disana ada di Pulau lembe," tukasnya lagi.

Namun kendalanya lagi kata dia, untuk menuju lokasi tersebut, pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar untuk membuat jembatan mirip Suramadu di Madura.

Selain sektor wisata, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), juga terus mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan sektor kelautan dan perikanan.

Produki perikanan tahun 2017 mengalami peningkatan, meski ada pembatasan regulasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Produksi perikanan tercatat 818.192,3 ton terdiri dari penangkapan di laut 358.678 ton dan penangkapan perairan umum 459.514,3 ton, meningkat 5,99 % dibanding tahun sebelumnya sebesar 771.880 ton.

Konsumsi kata dia, sebesar 58,88 ton kg/kapita/tahun, meningkat 0,41 % dan ekspor komoditi perikanan mengalami kenaikan dari 20.734.344,37 kg menjadi 22.161.387,81 kg di tahun 2017.

"Kenaikan volume ekspor juga dibarengi dengan naiknya nilai ekspor dari 107.034.865,42 US $ tahun 2016 menjadi 127.669.313,31 US$ pada tahun 2017," paparnya.

Ditambahkan, NTN meningkat pada tahun 2017 bergerak pada angka 113,3 dibandingkan tahun 2016 dimana pergerakan NTN 106,86 ton.***

wwwwww