Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
15 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
12 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
11 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
17 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
7 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
8 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Home  /  Berita  /  Riau

Setelah Rekon dengan Pemerintah Pusat, Kuansing Mampu Tekan Beban DBH DR dari Rp2,8 Miliar Menjadi Rp600 Juta di APBD 2018

Setelah Rekon dengan Pemerintah Pusat, Kuansing Mampu Tekan Beban DBH DR dari Rp2,8 Miliar Menjadi Rp600 Juta di APBD 2018
Rekonsiliasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Jum'at, 13 April 2018 22:25 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Pemerintah pusat menyatakan sisa Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH DR) di kas Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mencapai Rp2,8 miliyar. Angka tersebut harus dianggarkan pada APBD 2018.

"Menurut perhitungan pemerintah pusat masih ada Rp2,8 miliyar lebih DBH DR. Jumlah ini jelas sangat besar dan tentu membebani APBD 2018," ujar Hendra AP, Kepala BPKAD Kuansing kepada GoRiau.com, Jumat (12/4/2018) di Telukkuantan.

Namun, pada rekonsiliasi antara Kemenkeu, Kemendagri dan KLHK dengan seluruh pemerintahan provinsi dan kabupaten se-Indonesia pada 10 April lalu, Kuansing mampu menekan angka tersebut menjadi Rp600 juta.

"Kita akui ada sisa DBH DR tersebut, tetapi dana itu telah kita alokasikan untuk kegiatan sesuai petunjuk Permenkeu. Alhamdulillah, dari Rp2,8 miliyar itu, hanya Rp600 juta yang menjadi beban APBD 2018," papar Hendra. Peraturan yang menjadi acuan Kuansing adalah Permenkeu nomor 230/PMK.07/2017 tentang penggunaan, pengawasan dan evaluasi DBH SDA Dana Kehutanan dan Reboisasi.

Dikatakan Hendra, Kuansing mampu menunjukkan dokumen untuk pengakuan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Tidak hanya itu, Kuansing juga mampu memberikan keyakinan kepada pemerintah pusat bahwa kegiatan dilaksanakan sesuai PMK.

"Kami sangat berterimakasih kepada staf yang bersusah payah mengumpulkan dokumen-dokumen. Ini jelas sangat sulit, karena tidak adanya Dinas Kehutanan di Kuansing," ujar Hendra.

Hendra juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala DLH Kuansing Jafrinaldi dan Kasatpol PP Kuansing Erdiansyah yang telah memberikan dukungan terhadap proses tersebut.

"Begitu juga dengan Bupati dan Wabup Kuansing yang memberikan kepercayaan penuh kepada kita untuk mengurus DBH DR," ujar Hendra.

Langkah selanjutnya, kata Hendra, Pemkab Kuansing akan menetapkan kegiatan apa yang akan dilaksanakan pada APBD 2018. Bupati akan menunjuk OPD mana yang akan melaksanakan kegiatan tersebut.

"OPD yang ditunjuk bupati juga diminta untuk segera menyiapkan RKA kegiatan tersebut," pungkas Hendra.***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww