Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Polisi Klaim Sudah 13 Terduga Teroris Ditangkap Hidup-hidup

Polisi Klaim Sudah 13 Terduga Teroris Ditangkap Hidup-hidup
Ilustrasi (Istimewa).
Selasa, 15 Mei 2018 17:53 WIB
SURABAYA - Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan bahwa hingga kini pihak kepolisian telah berhasil mengamankan 13 orang terduga teroris yang ditangkap hidup-hidup.

Ke 13 terduga teroris tersebut ditangkap oleh Detasemen Khusus 88 Anti Teror dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, Malang dan Pandaan Pasuruan.

"Berdasarkan data sementara, telah dilakukan penangkapan lagi tadi malam di Pandaan Pasuruan 1 orang, Kabupaten Malang 2 orang dan di Surabaya satu lagi. Kalau ditambah yang kemarin 9 orang, berarti total 13 orang ditangkap hidup-hidup," kata Frans dalam konferensi pers di Media Center Mapolda Jatim, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018).

Frans menambahkan bahwa pihak kepolisian masih akan terus melakukan penangkapan karena tim Densus 88 masih bergerak di lapangan.

Selain itu, proses penyisiran di rumah terduga pelaku juga dilakukan untuk mengamankan barang bukti dan sisa bom yang harus dilakukan disposal atau diledakkan oleh Gegana.

"Sampai saat ini dari 13 korban meninggal telah diserahkan ke pihak keluarga sebanyak 12 jenazah. Sementara satu jenazah belum diserahkan karena masih butuh pencocokan data antemortem dan posmortem oleh DVI Polda Jatim," tambahnya.

Menurut Frans, berdasarkan operasi penindakan, polisi telah menembak mati 3 terduga teroris di Sidoarjo termasuk Anton yang mengalami kecelakaan bom saat merakit sendiri di Rusunawa Wonocolo Sepanjang Sidoarjo, Minggu (13/5 /2018) malam.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:netralnews.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww