Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
9 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
9 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Badminton

Bayu si Penghadang Bomber Gereja di Surabaya Ternyata Bukan Satpam, Polisi Minta Maaf

Bayu si Penghadang Bomber Gereja di Surabaya Ternyata Bukan Satpam, Polisi Minta Maaf
Selasa, 15 Mei 2018 17:39 WIB
SURABAYA - Polisi minta maaf ke keluarga Aloysius Bayu Rendra Wardhana korban bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Surabaya. Permohonan maaf ini karena polisi sebelumnya menyebut Bayu seorang petugas keamanan atau satpam.

"Saya mendapat WA (pesan WhatsApp) dari seseorang ya, bahwa tadi pagi saya bilang saudara Bayu merupakan Satpam ini saya informasi dari resource, dari jaringan. Bayu ini bukan satpam, ini ralat kami sekaligus kami minta mafa kepada keluarga," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di di Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya (15/5/2018).

Barung mengatakan Bayu hanya diperbantukan untuk mengamankan Gereja Santa Maria Tak Bercela pada Minggu (13/5) kemarin. Bayu dikenang karena aksi heroiknya menghadang bomber yang nekat menerobos gereja.

"Yang bersangkutan diperbantukan saja untuk mengamankan Gereja Santa Maria pada saat itu. Jadi yang bersangkutan bukan sebagai satpam. Ini ralat kami dan permohonan maaf apabila penyampaian kami kurang berkenan kepada keluarga dan teman-teman dari almarhum Bayu," ujarnya.

Bayu merupakan fotografer artis. Salah satu yang pernah menjadi model Bayu adalah Baby Margaretha.

"Di Jakarta dia kan dulu suka ke Jakarta ikut acara foto. Aku jadi modelnya, terakhir foto sama dia di Tangerang dan Epicentrum. Aku sih lihat berita dia tadi pagi, kayak kenal pas lihat namanya. Lihat Instagram-nya gila, beneran dia," cerita Baby Margaretha saat dihubungi melalui telepon, Selasa (15/5/2018).


Bayu juga tergabung di Komunitas Fotografi Indonesia (KFI). Lewat akun Instagram @kfi_official, mereka menggalang donasi untuk keluarga yang ditinggalkan Bayu.

"Alhamdulilah hari pertama sampai dengan pukul 21.00 WIB donasi solidaritas fotografer bersatu menentang terorisme untuk sahabat alm Bayu mencapai sebesar Rp 13.751.007,- (rincian donatur akan dishare di KFI Nasional)," tulis KFI di Instastory Instagram mereka.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww