Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
9 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Pasca Serangan di Mapolda Riau, Driver Ojek Online Mengaku Sepi Orderan

Pasca Serangan di Mapolda Riau, Driver Ojek Online Mengaku Sepi Orderan
Ilustrasi - net
Minggu, 20 Mei 2018 16:33 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Pasca serangan sekelompok orang ke Mapolda Riau di Pekanbaru, berdampak pada tingkat orderan ojek online (Ojol). Driver Ojol mengaku sepi orderan, beberapa hari pasca kejadian.

Kata laki-laki berkacamata itu, sejak adanya aksi serangan Mapolda Riau, orderan terasa sangat sepi. Bahkan, di akhir pekan yang orderan juga tak seperti biasa.

"Hari ini baru dapat dua orderan. Padahal sudah berkeliling," katanya, Sabtu (19/5/2018) siang.

Diakui laki-laki paruh baya tersebut, orderan yang ia terima pun sifatnya hanya yang penting-penting saja. Seperti ke rumah sakit dan ke pelabuhan penumpang Sei Duku.

Padahal, kalau biasanya, di akhir pekan, tak sedikit ibu-ibu pergi ke pusat perbelanjaan. "Biasanya ramai akhir pekan, tapi ini sangat sepi," ceritanya.

Mapolda Riau diserang sekelompok orang menggunakan senjata tajam, Rabu (16/5/2018) pagi. Aksi ini menewaskan 1 polisi (tertabrak mobil yang dikendarai pelaku.

Sementara 4 orang pelaku berhasil ditembak dan meninggal dunia.

Pelaku diketahui berasal dari Kota Dumai yang mengendarai Avanza Putih. ***

wwwwww