Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Mantan Asisten I Setdaprov Riau Jalani Sidang Perdana‎ di PN Pekanbaru

Mantan Asisten I Setdaprov Riau Jalani Sidang Perdana‎ di PN Pekanbaru
Terdakwa saat menjalani sidang di PN Pekanbaru
Jum'at, 25 Mei 2018 14:50 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Riau menggelar sidang perdana terhadap mantan Asisten I Setdaprov Riau berinisial NE. Ia diadili bersama terdakwa lainnya berinisial Rw, Kamis (25/5/2018) sore kemarin.

NE akhirnya duduk di kursi pesakitan bersama Rw dalam statusnya sebagai terdakwa atas tuduhan dugaan pengrusakan dan atau pencurian terhadap pelang nama. Hakim dalam sidang itu dipimpin oleh Sorta Ria Neva.

Dihadapan majelis hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru Budi Darmawan membacakan isi dakwan yang disangkakan kepada kedua terdakwa tersebut.

Diketahui, perbuatan itu terjadi pada medio Juni 2017 lalu. "Perbuatan terdakwa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang," ucap JPU.

Adapun dugaan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang dan atau pengrusakan dan atau pencurian pelang nama itu, di atas tanah milik korban Henry Liberty, di Jalan Siak II/ Sri Sri Darma, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru.

"Kedua terdakwa di dakwa dalam Pasal 170 ayat (1) KUHPidana," terang JPU.

Atas dakwaan tersebut, terdakwa yang didampingi oleh penasehat hukumnya, akan mengajukan nota keberatan (Eksepsi) pada persidangan selanjutnya.

"Sidang kita tunda dan dilanjutkan kembali pada pekan depan, dengan agenda mendengarkan isi Eksepsi terdakwa," ucap hakim ketua sambil mengetuk palunya pertanda sidang ditutup. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww