Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
Metropolitan
24 jam yang lalu
12 Anggota PMR DKI Berangkat ke Jepang Ikuti Program Pertukaran Pemuda
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Niat Jalan Sore, ABG Dolok Manampang Tewas

Niat Jalan Sore, ABG Dolok Manampang Tewas
Jimi luka-luka
Sabtu, 26 Mei 2018 19:29 WIB
Penulis: Putra
SERGAI - Alfauizan (16) warga Dusun 4, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul tewas mengenaskan dengan luka di bagian kepala setelah sepeda motornya laga kambing saat melintas di di Dusun 1, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Dolok Masihul, Sergai, Jumat (25/5/2018) sekira pukul 18.00.

Sementara itu, Jima Andita Purba (24) warga Dusun 2, Desa Dolok Menampang, Kecamatan Dolok Masihul menderita berat dan Tri Arianda (12) warga Dusun 4, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul menderita luka ringan.

Menurut sumber, sore itu Alfauzan berboncengan dengan Tri naik Honda Supra Fit tanpa plat menunggu buka puasa dengan balapan di jalan umum. Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul Jima mengendarai Honda Supra BK 2086 LZ.

Alfauzan tidak bisa mengendalikan sepeda motornya yang melaju dengan kecepatan tinggi sembari mengambil jalur kanan, akhirnya menabrak sepeda motor di depannya sehingga mereka terpental ke aspal.

Tri mengaku, dirinya dibonceng jalan-jalan menunggu buka puasa, namun Alfauzan mengendarai dengan kecepatan tinggi sehingga sepeda motor mereka tabrakan.

“Aku gak lihat tabrakan, tapi aku terpental ke rumput samping jalan,” bilangnya.

Sementara itu, Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kasat Lantas AKP Selamat, Sabtu (26/5/2018) mengatakan, kejadian itu akibat pengendara kurang hati-hati saat melintas di jalan umum hingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan dengan memakan korban.

“Kecelakaan itu mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 2 luka-luka. Kasusnya sudah ditangani Lantas Sergai,” terang mantan Wakapolsek Patumbak ini.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON
wwwwww