Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

Tokoh Masyarakat Mandau Apresiasi Program RLH, Andi Rachman: Tahun Depan Sudah Disiapkan 4000 Unit Bagi Rakyat Miskin

Tokoh Masyarakat Mandau Apresiasi Program RLH, Andi Rachman: Tahun Depan Sudah Disiapkan 4000 Unit Bagi Rakyat Miskin
Calon Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman.
Sabtu, 26 Mei 2018 23:34 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Calon Gubernur Riau, Nomor urut 4, Arsyadjuliandi Rachman, kembali mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Mandau, Duri Kabupaten Bengkalis, yang telah menjalankan program Pemerintahan yang berpihak kepada masyarakat miskin.

Salah satunya memberikan Rumah Layak Huni (RLH) kepada masyarakat yang tidak mampu. Dan di Mandau, selama kepemimpinan Andi Rachman, tecatat sudah 31 warga Mandau menerima RLH.

Tokoh masyarakat Mandau, H Syafril, berharap program RLH yang telah dijalini Andi Rachman ini, bisa terus dilanjutkan. Karena masih banyak masyarakat kurang di Duri, membutuhkan uluran tangan dari Pemerintah dalam mendirikan RLH.

“Program rumah layak huni ini, merupakan program yang diidam-idamkan masyarakat Riau termasuk di Mandau ini. Di daerah kami ini baru 31 RLH yang tersebar. Dan ini masih kurang, kalau bisa pak Gubernur ditambah lagi, insya Allah dengan niat baik, bapak bisa melanjutkan memimpin Riau,” ujar H Syafril, usai buka puasa bersama calon Gubernur Riau, Andi Rachman, di posko AYO, di pasar Dewi Sartika Duri, Sabtu (27/5).

Selain program RLH, program baru dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp1 Triliun untuk BUMDeS, juga sangat bermanfaat bagi perkembangan pembangunan dan peningkatan perekonomian di daerah. Dengan adanya usaha sendiri masyarakat melalui perusahaan yang dibentuk.

“Kalau Provinsi itu tugasnya membangun dan meningkat perekonomian. Dan program BUMDeS tersebut sangat bermanfaat untuk kemandirian Kabupaten dan kemandirian Desa, dengan berdirinya perusahaan yang bisa membantu masyarakat, yang nyata. Untuk itulah kami yang ada di Mandau ini tidak memilih calon yang berangan-angan. Yang kami pilih Gubernur yang telah berbuat kerja nyata,” ungkap Syafril.

Sementara itu, calon Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengatakan, ia tetap akan memprogramkan RLH bagi masyarakat miskin yang ada di Riau. Bahkan pada tahun 2019 mendatang sudah di programkan sebanyak 4000 unit RLH, yang akan dibagi ke 12 Kabupaten Kota.

“Insya Allah, RLH kita tambah, karena banyak permintaan dari masyarakat. Setelah saya jalan selama kampanye dialogis ini, banyak yang menginginkan RLH. Jadi tahun depan saya tambah menjadi 4000 unit. Tahun ini baru 2000 unit tersebar di 12 Kabupaten Kota,” kata Gubernur Riau, yang sedang cuti ini.

“Kalau memang di Mandau ini masih kekurangan RLH nanti didata kembali dan ajukan. Memang masih banyak masyarakat kita yang membutuhkan rumah yang kita programkan,” tambah Andi Rachman.

Sedangkan untuk BUMDeS yang diprogramkan tahun depan sebesar Rp1 Triliun, tidak lain untuk meningkat perekonomian di pedesaan. Sehingga masyarakat yang ada di Desa tidak perlu lagi ketergantungan dengan perusahaan lain.

“BUMDes ini sudah banyak terbukti, seperti di Inhu, Rohul, Kuansing. Dan ini akan terus dipertahankan, agar masyarakat desa bisa berkembang sendiri dengan usaha yang ada di desa. Termasuk badan usaha yang ada, kita membutuhkan wiraswasta baru yang bisa menyerap perputaran uang yang ada di Riau,” kata Andi Rachman. (rls)

Kategori:Metropolitan, Riau, PON
wwwwww