Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
14 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Ganjar Terbelit Korupsi KTP-El, Gerindra Pede Menangkan Sudirman Said

Ganjar Terbelit Korupsi KTP-El, Gerindra Pede Menangkan Sudirman Said
Selasa, 29 Mei 2018 21:21 WIB

JAKARTA - Jawa Tengah memang dikenal sebagai kandang banteng atau basis massa PDIP. Namun begitu, Gerindra tetap optimis pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah bisa menaklukan para kader banteng.

"Kandang banteng emang kandang banteng, tetapi tim Sudirman Said juga ada penghuni kandang banteng jadi tahu cara mengalahkannya," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/5).

Setidaknya, sambung Arief, pasangan yang diusung Gerindra bersama dengan PKB, PKS, dan PAN itu memiliki keuntungan karena kasus KTP-el diduga menyasar Ganjar. Sementara di satu sisi, masyarakat Jateng dinilainya selalu mendambakan pemimpin yang bersih.

"Mereka ke depankan pemimpin bersih. Yang penting Ganyar, ganti sing anyar (ganti yang baru)," tuturnya.

Ada strategi khusus yang dilakukan Gerindra demi mengamankan suara Pak Dirman di tempat pemungutan suara (TPS). Apalagi, sejumlah lembaga survei telah menyebut elektabilitas mantan menteri ESDM itu mulai merangkak naik dan hanya tinggal terpaut 10 persen dari petahana.

Strategi yang bakal dilakukan itu adalah dengan 15 relawan di setiap TPS untuk memantau langsung hari pencoblosan dan sudah terkoordinir dengan baik.

"Seluruh Jateng, daerah Banyumas dan semua daerah lah pasti kalah mereka (Ganjar-Taj Yasin). Pokoknya kita bakal head to head dengan PDIP nantinya," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Voli, Metropolitan, Jawa Tengah
wwwwww