Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
15 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
16 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
21 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

KPU Sumut Gelar Verifikasi Faktual Balon DPD RI

KPU Sumut Gelar Verifikasi Faktual Balon DPD RI
Selasa, 29 Mei 2018 11:39 WIB
MEDAN - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara menggelar verifikasi faktual syarat dukungan bakal calon DPD RI pada Pemilu 2019 untuk daerah pemilihan Sumut.

Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain menyebutkan, verifikasi faktual dilakukan selama 3 pekan. Terhitung sejak tanggal 30 Mei-19 Juni 2018.

"Nantinya ada 20 balon DPD yang akan diverifikasi faktual," kata Iskadar disela-sela rapat koordinasi KPU Sumut dengan KPU kabupaten/kota di Medan.

Dijelaskannya, tujuan verifikasi untuk mengecek apakah balon yang memberikan dukungan (salinan KTP elektronik) itu benar-benar untuk balon DPD atau tidak.

"Jika nanti saat verifikasi faktual ini mereka yang memberikan dukungan itu mengaku tidak pernah memberikan dukungan maka dukungan balon DPD akan kami coret. Maka dari itu, kami mengundang KPU kab/kota,” tambahnya.

Lebih lanjut Iskandar mengatakan, verifikasi syarat dukungan balon DPD itu menggunakan dua metode yakni sampel acak sederhana dan sensus.

Jika jumlah dukungan setiap kab/kota di atas 10 orang maka menggunakan sampel acak sederhana di mana mereka yang memberikan dukungan kita pilih berdasarkan undian untuk verifikasi faktual.

"Akan tetapi jika jumlah dukungan setiap kab/kota di bawah 10 orang langsung metode sensus. Artinya kita tidak lakukan undian lagi tapi jumlah di bawah 10 dukungan itu langsung kita verifikasi faktual," terang Iskandar.

Bakal calon yang akan diverifikasi factual, antara lain Dedi Iskandar, Ali Yakob Matondang, Faisal Amri, Abdillah, Raidir Sigalingging, M Tolopan Silitonga, Abdul Hakim Siagian, Solahuddin Nasution, M Nursyam, Sultoni Tri Kusuma.

Kemudian Willem TP Simarmata, Darmayanti Lubis, Parlindungan Purba, Syamsul Arifin, Dadang Pasaribu,  Badikenita Sitepu, Muhammad Nuh,  Syamsul Hilal, Sutan Erwin Sihombing, dan Marnix Hutabarat. ***

Editor:Wen
Sumber:Analisa
Kategori:PON, Voli, Metropolitan, Sumatera Utara
wwwwww