Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
14 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
9 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
9 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Badminton

Momen Ramadan Jadi Ajang Silaturahmi Jelang Pilkada dan Pilpres

Momen Ramadan Jadi Ajang Silaturahmi Jelang Pilkada dan Pilpres
Selasa, 29 Mei 2018 00:35 WIB

JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo mengajak Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla serta penyelenggara negara dapat memperkuat kerja sama. Terutama pada Ramadan ini.

Pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut mengingatkan, Ramadan merupakan momentum untuk saling bersilaturahim demi persatuan bangsa. Yang harus dibangun, sambung dia, adalah sikap saling menguatkan dalam menjalankan tugas masing-masing.

"Bagi DPR, tentu sebagai lembaga perwakilan rakyat harus senantiasa menjalankan fungsi check and balances antarcabang kekuasaan negara sesuai koridor UUD 1945. Semuanya dalam kerangka membangun negara yang kita cintai ke arah yang lebih baik," kata Bamsoet dalam acara buka puasa bersama di rumah dinasnya, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Senin (28/5/2018).

Ketua DPR mengingatkan, usai Ramadan, Indonesia akan menghadapi pilkada serentak pada 27 Juni 2018 mendatang. Selain itu, tahun ini merupakan momen persiapan menghadapi Pemilu 2019.

Oleh karena itu, sambung dia, Ramadan kali ini harus dijadikan momentum untuk selalu menjalin silaturahim antarsesama anak bangsa, khususnya para elite politik.

"Elite politik harus memberikan contoh bagaimana menjalankan toleransi dalam kehidupan. Kita memang berbeda dalam banyak hal, namun tetap bersatu dalam kebersamaan. Ramadan harus menjadi spirit bersatu padu tetapi tidak menghilangkan keanekaan," terang Bamsoet.

Kemudian, Bamsoet juga mengingatkan pentingnya menjaga toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, ia yakin masalah intoleransi bisa teratasi.

"Sebab adalah sebuah keniscayaan adanya perbedaan diantara kita baik dari suku, ras, golongan, agama, dan bahkan pilihan politik. Tetapi kesemuanya itu harus dikelola untuk kemaslahatan umat dan rakyat Indonesia," ujarnya.

Dia berharap Ramadan memberikan kesempatan sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas diri serta menjaga persatuan bangsa. Sepatutnya semua pihak menyadari bahwa bila perpecahan terjadi, akan membuat bangsa lemah tak berdaya.

"Marilah di bulan suci Ramadan ini kita reflesikan sebagai panggilan kepada semua anak bangsa untuk kembali menyatukan hati dan tindakan. Untuk selalu mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan kita sendiri," tandas Bamsoet.

Acara buka puasa ini turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla serta sejumlah menteri Kabinet Kerja. Antara lain Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mensesneg Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Hadir juga para pimpinan lembaga negara seperti Ketua BPK Moermahadi, Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Ketua Komisi Yudisial Aidul Azhari, Ketua KPK Agus Rahardjo, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan dan Kepala PPATK KA Badaruddin.

Sejumlah tokoh nasional juga hadir seperti Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan Ketua Umum Kadin Roesan Roeslani.(rls)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, PON, Badminton
wwwwww