Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
23 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
16 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
15 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
18 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Riau

Sedih, Pria Tiga Orang Anak di Inhil Ini Hanya Mampu Buka Puasa dengan Lauk Terasi dan Daun Ubi

Sedih, Pria Tiga Orang Anak di Inhil Ini Hanya Mampu Buka Puasa dengan Lauk Terasi dan Daun Ubi
Kondisi tempat tinggal Syamsu. (facebook Indra Asyiqo)
Selasa, 29 Mei 2018 15:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Konidisi Syamsu pria yang mengalami cidera kaki dan tidak bisa bekerja untuk membiayai hidup tiga orang anaknya di Indragiri Hilir ini benar-benar butuh uluran tangan para dermawan.

Selain cidera, ia juga sudah tidak mempunyai isteri. Pasalnya, isterinya meninggal dunia saat melahirkan anaknya yang ketiga.

Secara otomatis, Syamsu pun hanya bisa sekuat tenaga menghidupi tiga orang anaknya yang masih kecil-kecil sendirian.

Dengan kondisinya saat ini, ia sangat kesulitan bekerja. Mirisnya lagi, Syamsu dan ketiga orang anak yang masih kecil-kecil ini mendiami rumah kontrakan tak layak dengan biaya sewa Rp230 ribu perbulan.

Dari informasi yang diperoleh GoNews.co melalui akun facebook Indra Asyiqo, Selasa (29/5/2018), Syamsu juga kesulitan membiayai anak-anaknya. Bahkan untuk makan sehari-hari juga mengandalkan pemberian orang lain.

"Pak Syamsu tinggal di Jalan Prof M. Yamin lorong Bunga Padi tembilahan, tepat di belakang rumah yang saya tinggali sekarang," ujarnya saat dihubungi GoNews.co.

"Beliau cidera tidak bisa bekerja, isterinya meninggal saat melahirkan anaknya yang ke tiga, yang saat ini usianya sepantaran dengan anak kelas dua SD," paparnya.

Tidak hanya itu, Indra juga mengaku sempat menjenguk Syamsu dan ketiga anaknya saat berbuka puasa kemarin. Ia pun mengaku terharu, dengan kondisi serta makanan yang mereka santap saat berbuka puasa.

"Saya tak sengaja, waktu berbuka, mampir ke rumah beliau. Meraka berempat hanya berbuka puasa dengan lauk terasi dan daun ubi saja," ceritanya.

Bahkan kata dia, hampir setiap berbuka puasa jarang sekali keluarga ini makan dan minum enak, kecuali dari pemberian tetangga.

"Saya sedih melihat kehidupan pak Syamsu ini ,terkadang saya hanya dapat mmbantu semampunya ,karena saya juga bukan oang yang berada. Jika ada yang mau membantu dan berkunjung ke rumah beliau silahkan kontak saya di 082285311631," pungkasnya. ***

Kategori:PON, Riau, Olympic, Ekonomi
wwwwww