Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Riau

Akan Ada Reward Bagi Petugas Pemilu, yang Partisipasi Masyarakat Pemilih di Daerahnya Tertinggi

Akan Ada Reward Bagi Petugas Pemilu, yang Partisipasi Masyarakat Pemilih di Daerahnya Tertinggi
net
Rabu, 30 Mei 2018 15:52 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pekanbaru, Azwan menjanjikan reward bagi petugas pelaksana pemilu, yang masyarakat di daerahnya memiliki partisipasi paling tinggi dalam menggunakan hak pilihnya di Pilkada 27 Juni mendatang. Hal itu telah dicanangkan dalam rapat Forkopimda Pekanbaru, bersama KPU, dan pihak terkait lainnya, Rabu, (30/5/2018).

Azwan mengatakan, pemberian reward ini merupakan salah satu upaya Pemko agar tingkat partisipasi pemilih yang ditargetkan 77,5 persen tahun 2018 dapat tercapai di Pekanbaru. Adapun reward itu diperuntukkan di tingkat TPS, PPK, dan aparat pemerintah tingkat kecamatan, kelurahan, RT, dan RW dengan tingkat pemilih tertinggi.

"Kita akan berikan reward kepada petugas pelaksana pemilu, TPS, PPK, aparat pemerintah tingkat kelurahan, kecamatan, hingga tingkat RW. Tetapi seperti apa bentuk rewardnya, masih kita bicarakan lebih jauh, bisa saja uang, piagam, atau sertifikat," ungkapnya.

Penuturan Azwan, dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, selain memberikan reward juga akan diberikan surat edaran kepada OPD agar ASN memberikan laporan dimana ia mencoblos. Hal itu agar, ASN dapat mempertanggungjawabkan hari libur nasional yang telah ditetapkan pemerintah untuk menggunakan hak pilihnya.

"Jangan nanti mereka diliburkan, malah liburan dan bukannya mencoblos," tuturnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menyebarkan fatwa ulama yang menyatakan kepada kaum muslim, bahwa Golput itu haram hukumnya. Pemberitahuan dan himbauan juga akan disampaikan kepada rumah ibadah agama lainnya, melalui surat edaran.

"Nanti kita akan menyebarkan fatwa ulama juga yang mengatakan Golput adalah haram, begitu juga kepada umat lain kita akan kirimkan himbauan agar menggunakan hak pilihnya. Dengan demikian, diharapkan kita bisa meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya, minimal 77,5 persen atau sesuai target," ujarnya. ***

wwwwww