Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
11 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
11 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Merasa Besaing, Gatot Sebut Cak Imin Berpeluang Besar Jadi Cawapres

Tak Merasa Besaing, Gatot Sebut Cak Imin Berpeluang Besar Jadi Cawapres
Rabu, 30 Mei 2018 20:09 WIB

JAKARTA - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengaku tak menganggap Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sebagai saingan calon Wakil Presiden.

Sebagai ketum partai, dia menganggap, Cak Imin sapaan Muhaimin bebas mengeluarkan penilaian soal bursa Cawapres di Pilpres 2019 mendatang.

"Saya enggak pernah nganggap persaingan. Karena Cak Imin sebagai ketua PKB, punya partai dan punya hak," katanya di Rumah Dinas Ketua MPR, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Gatot menyebut peluang Cak Imin sebagai Cawapres justru lebih besar ketimbang dirinya. Hal itu karena Cak Imin memiliki kendaraan partai.

"Peluangnya Cak Imin lebih gede dari pada saya. Saya enggak punya partai kok," tegasnya.

Disinggung soal apakah ada tawaran dari Cak Imin agar dirinya gabung PKB, Gatot menyatakan belum ada tawaran. "Belum. Kalau sinyal tergantung kita bacanya kan," tandas Gatot.

Sebelumnya, Cak Imin mengklaim saingan terkuatnya sebagai bakal Calon Wakil Presiden di Pemilu 2019 adalah mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo. Hal ini menyusul elektabilitas keduanya sebagai kandidat Cawapres yang terus naik.

"Sama naik, dari 0 sama sekali, sekarang saingan saya cuma Gatot," kata Cak Imin.

Cak Imin juga menyebut, elektoral partainya ikut naik pasca mendeklarasikan diri sebagai bakal Calon Wakil Presiden di Pilpres 2019. Menurut dia, elektabilitas PKB sudah mencapai 8 persen.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Badminton, PON, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww