Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton
Jelang Asian Games 2018

INAPGOC Uji Kesiapan Lewat Invitation Tournament 2018

INAPGOC Uji Kesiapan Lewat Invitation Tournament 2018
Ilustrasi. (net)
Kamis, 07 Juni 2018 02:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Panitia Pelaksana Indonesia 2018 Asian Para Games (INAPGOC) akan menggelar tes even bertajuk Indonesia Para Games Invitational Tournament di Gelora Bung Karno, Jakarta, 27 Juni hingga 3 Juli 2018.

Penyelenggaraan invitasi ini bertujuan untuk menguji kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Para Games 2018 dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, serta elemen pendukung lainnya.

"Melalui test event ini kami akan mendorong para atlet secara formal bisa berlaga di Asian Para Games dengan memenuhi MQS (Minimum Qualification Score) dan juga untuk mengecek kesiapan venue, sekaligus dukungan dari seluruh divisi terkait. Selain itu, kami juga ingin meninggalkan warisan melalui NTO course atau pelatihan wasit dan juri nasional dari seluruh Indonesia," ujar Direktur Divisi Sport, Fanny Riawan di Jakarta, Minggu (3/6/2018).

Indonesia Para Games Invitational Tournament akan mempertandingkan lima cabang olahraga, yaitu atletik, bulutangkis, renang, tenis meja, dan bola basket kursi roda.

Dari kelima cabang olahraga itu, tenis meja sekaligus akan menjadi ajang kualifikasi untuk atlet difabel yang belum lolos ke Asian Para Games 2018.

Dengan status open tournament dan mendapat pengakuan dari federasi internasional para table tennis (IPTTC), tercatat sudah 13 negara yang akan ambil bagian di cabang olahraga ini.

Sementara itu, cabang bola basket kursi roda juga akan menjadi invitasi internasional yang akan diikuti oleh Malaysia, Thailand, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Sedangkan tiga cabang lainnya hanya akan diikuti oleh atlet Indonesia dari berbagai daerah.

Salah satu hal penting yang akan dilakukan di tes even Indonesia Para Games Invitational Tournament ini adalah penentuan kategori klasifikasi oleh classifier bersertifikat internasional. Klasifikasi pada gelaran ini akan menjadi acuan untuk penyelenggaraan Asian Para Games 2018, pada 6-13 Oktober mendatang.

Berikut ini adalah jadwal kompetisi tiap cabang olahraga pada tes even Indonesia Para Games Invitational Tournament.

Atletik: 30 Juni – 1 Juli, Stadion Madya Gelora Bung Karno.

Bulutangkis: 27 – 28 Juni, Istora Gelora Bung Karno.

Renang: 1 -2 Juli, Stadion Akuatik Gelora Bung Karno.

Tenis Meja: 1 – 3 Juli, GBK Arena.

Wheelchair Basketball: 1 – 2 Juli, Hall Basket Gelora Bung Karno.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww