Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
8 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
10 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
11 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
9 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Beladiri

Jaksa Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi di BPBD Bireuen

Jaksa Kantongi Calon Tersangka Dugaan Korupsi di BPBD Bireuen
Kepala Kejaksaan Negari Bireuen, Mochammad Jefry
Jum'at, 08 Juni 2018 19:24 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen sudah mengantongi dua calon tersangka kasus dugaan korupsi proyek perbaikan pengaman tebing Krueng Samalanga, tahun 2016 yang dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Hal itu dikatakan Kepala Kejaksaan Negari Bireuen, Mochammad Jefry kepada wartawan, Jumat (8/6/2018) pasca penggeledahan kantor BDPB beberapa hari lalu.

“Kita segera akan menetapkan tersangka dalam kasus ini. Sejauh ini Kejaksaan Bireuen telah mengantongi dua nama calon tersangka dalam kasus itu," katanya.

Namun, tambahnya untuk nama kedua calon tersangka belum bisa kami beberkan sekarang, karena kasus ini masih dalam masa penyidikan.

"Tapi kedua calon tersangka ini sudah beberapa kali dimintai keterangannya. Begitu juga masalah audit jumlah kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi ini juga masih diproses," ujarnya.

Diakui Mochammad Jefry, kasus ini sudah memasuki tahap penyidikan, terkait dugaan korupsi proyek perbaikan pengaman tebing Krueng Samalanga tahun 2016 bersumber dari APBN, dan ini merupakan dukungan Dana Siap Pakai (DSP) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)sebesar Rp 4.554.395.000.

Menurut Mochammad Jefry, tidak tertuntup kemungkinan akan ada calon tersangka lain nanti. Ini akan berkembang setelah ada hasil penyidikan lanjutan.

“Sejauh ini kita sedang merampungkan pemberkasan, nanti jika sudah ditetapkan kedua calon tersangka tersebut,  mala akan tetap diumumkan,” sebutnya. ***

Kategori:Beladiri, Aceh
wwwwww