Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
17 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
11 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
11 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
11 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
16 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Riau

Ribuan Umat Buddha Hadiri Puncak Perayaan Waisak Bersama, Plt Gubri Harapkan Festival Candi Muara Takus Bisa Menjadi Even Tahunan

Ribuan Umat Buddha Hadiri Puncak Perayaan Waisak Bersama, Plt Gubri Harapkan Festival Candi Muara Takus Bisa Menjadi <i>Even</i> Tahunan
Ketua Panitia Waisak Bersama Siswadja Muljadi saat memberikan cinderamata kepada Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim pada puncak perayaan Waisak Bersama
Minggu, 10 Juni 2018 17:36 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Ribuan masyarakat umat Buddha di Kota Pekanbaru, Riau meramaikan acara puncak perayaan Waisak Bersama 2562 BE/2018 di Hotel Furaya Pekanbaru.

Dalam puncak perayaan Waisak Bersama yang digelar Sabtu (9/6/2018) itu, diisi dengan serangkaian kegiatan hiburan dan doa bersama yang juga dihadiri sejumlah pejabat, salah satunya Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim.

Dalam sambutannya, Wan Thamrin Hasyim mengajak seluruh umat Buddha di Riau dan Kota Pekanbaru khususnya untuk selalu menjaga persatuan, kerukunan dan bersama-sama membangun Riau.

"Kita adalah orang Riau, mari kita jaga negeri ini. Seluruh komponen masyarakat, agama dan suku harus bersama-sama membangun Riau tanpa melihat suku maupun agamanya dengan semangat Bhineka Tunggal Ika," ucapnya.

"Tidak hanya itu, kita juga harus menjaga toleraransi antar umat beragama. Salah satunya dengan saling menghormati, seperti saat puncak perayaan Waisak Bersama ini yang dihadiri seluruh elemen masyarakat di Kota Pekanbaru," tambahnya.

Sebelum acara puncak perayaan Waisak Bersama ini, umat Buddha di Riau juga telah menggelar upacara Dharmayatra di komplek Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar, Riau tanggal 2 Juni 2018 lalu yang dihadiri 1.300 umat Buddha.

Upacara Dharmayatra atau dikenal dengan Festival Candi Muara Takus ini pun mendapat apresiasi positif dari Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim yang mendukung agar perayaan keagamaan umat Buddha di Candi Muara Takus ini bisa menjadi event tahunan.

"Kegiatan dapat menjadi event rutin pariwisata setiap momen Waisak, seperti halnya di Candi Borobudur. Kedepannya kita berharap bisa mendatangkan lebih banyak lagi umat untuk Dharmayatra ke Candi Muara Takus," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Ahmad Supardi Hasibuan mengajak umat Buddha untuk membangun nilai-nilai luhur bangsa yang kemudian dapat ciptakan kedamaian dan ketentraman.

Terpisah, Ketua Panitia Waisak Bersama Siswaja Muljadi menambahkan, Dharmasanti atau puncak perayaan Waisak Bersama merupakan kegiatan hiburan dan seremonial yang merupakan puncak dari perayaan Waisak tahun ini.

"Dharmasanti Waisak kali ini berlangsung meriah, ada beberapa tari persembahan, tambur dari Tzu Chi, kabaret dari Permuridhis dan hiburan lainnya untuk memeriahkan acara yang dihadiri ribuan umat Buddha ini," paparnya.

"Kegiatan Waisak diisi dengan ritual dan kegiatan sosial, kami ingin masyarakat luas turut merasakan berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam momen Waisak. Kepada umat Buddha diharapkan dapat mengamalkan nilai-nilai Waisak dalam kehidupan sehari-hari," imbuhnya.

Dharmasanti Waisak turut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Nandang, Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, anggota DPRD Riau dan Forkopimda. Serta berbagai berbagai majelis/lembaga keagamaan Buddha, ormas Tionghoa.***

Kategori:PON, Riau
wwwwww