Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Badminton

Ketua DPD RI Minta Perguruan Tinggi Swasta Tingkatkan Daya Saing

Ketua DPD RI Minta Perguruan Tinggi Swasta Tingkatkan Daya Saing
Senin, 16 Juli 2018 21:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPD RI Oesman Sapta mengatakan Perguruan Tinggi Swasta di daerah harus mampu meningkatkan kompetisi agar mampu bersaing. Menurutnya tidak ada kemakmuran suatu bangsa kalau daerah-daerah tidak dapat meningkatkan kemampuannya.

Daya saing daerah tersebut akan menjadi akumulasi dari daya saing Negara," ucap Oesman Sapta saat menjadi keynote speech dalam Rakenas I Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, Senin (16/7).

Menurutnya hal ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menyiapkan daerah dan kota-kota di Indonesia agar memiliki keunggulan komparatif masing-masing. Lantaran daerah-daerah akan terkoneksi dengan dunia global.

"Untuk itu saya menaruh harapan yang besar kepada peran perguruan tinggi swasta," harap Oesman Sapta.

Dengan demikan, lanjut Senator asal Kalimantan Barat itu, akan menghasilkan manusia berkualitas yang berpikiran kreatif dan inovatif, baik yang bekerja di perusahaan swasta maupun mencetak birokrat-birokrat yang unggul.

Ia menambahkan hal tersebut akan menciptakan kemandirian ekonomi. Tidak bisa dipungkiri tantangan Indonesia ke depan adalah bagaimana lepas dari ketergantungan kepada asing.

"Kenyatannya, pertumbuhan ekonomi yang makin positif tidak terlepas dari ketergantungan kita pada asing," kata Oesman Sapta.

Oesman Sapta menjelaskan dengan ketergantungan yang berlebihan pada negara asing akan membuat bangsa Indonesia tidak mandiri. Paling penting adalah kemandirian dalam mengelola sumber daya alam dan menghasilkan barang-barang keperluan hidup masyarakat kita sendiri.

"Tentunya Perguruan tinggi juga berperan untuk ikut terlibat dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, tidak hanya menyentuh bidang pemerintahan dan politik," ujar Oesman Sapta.

Perguruan tinggi, sambungnya, berperan besar membantu pemerintah daerah untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang baru.

"Ini dapat menumbuhkan ekonomi yang baru di daerah-daerah sesuai dengan potensi dan karakteristik yang dimiliki," tegas Oesman Sapta.***

wwwwww