Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Hadiri Halal Bihalal Komunitas Pencinta Satwa, Ketua MPR RI: Hindari Konflik Jelang Pemilu

Hadiri Halal Bihalal Komunitas Pencinta Satwa, Ketua MPR RI: Hindari Konflik Jelang Pemilu
Rabu, 18 Juli 2018 20:32 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) menghadiri undangan sebagai tamu kehormatan dalam acara Silaturahmi Nasional dan Halal Bihalal Keluarga Besar Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia (PKBSI).

Acara yang digelar di ballroom hotel Century Atlet Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2018) ini dihadiri Ketua Umum PKBSI Rahmat Shah, Ketua Dewan Penasehat PKBSI Prof. Emil Salim, anggota Dewan Penasehat Jend.TNI (Purn) Widjojo Soejono dan Jend.TNI (Purn) Prof. AM. Hendropriyono serta ratusan anggota PKBSI.

Dalam kesempatan itu, Zulhasan mengungkapkan kekagumannya dan sangat mengapresiasi komunitas pencinta satwa dan pemilik lembaga konservasi dengan tujuan melestarikan satwa Indonesia.

"Tidak mudah mencintai dan memelihara satwa, saya sendiri sangat sulit memelihara satwa. Saya memiliki burung tiga ekor dulu tapi sudah hilang, dari situ saya merasakan tidak mudah memelihara satwa apalagi dalam skala luas konservasi, sulit sekali tapi dampak positifnya besar dalam bidang pelestarian alam," katanya.

Dalam forum tersebut, Zulhasan juga menyinggung tentang kebangsaan antara lain soal penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 yang sukses, aman, sejuk yang menandakan bahwa demokrasi Indonesia semakin baik. Hal yang baik tersebut harus dipertahankan dalam agenda besar demokrasi pileg dan pilpres 2019.

"Dengan ini saya mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk keluarga besar PKBSI yang penuh kasih sayang untuk menjadi pionir menjaga tahun politik 2019 tetap aman dan lancar. Pilihan boleh beda, pilihan capres boleh lain-lain yang tidak boleh adalah berkelahi dan berkonflik satu sama lain karena perbedaan," tandasnya.***

wwwwww