Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Riau

Kebakaran Lahan Kembali Terjadi Pulau Rangsang Meranti

Kebakaran Lahan Kembali Terjadi Pulau Rangsang Meranti
aat sedang melakukan pemadaman Karhutla di Wono Sari, Rangsang, Kepulauan Meranti, Riau - Foto Rayan Pribadi
Rabu, 18 Juli 2018 00:18 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Pulau Rangsang. Kali ini titik api ditemukan di dua desa, Wono Sari dan Tanjung Medang.

Menurut keterangan Sekretaris Camat Rangsang, Rayan Pribadi SH, kecamatan baru mendapat kabar kebakaran di Wono Sari pada hari Selasa jam 07.00 WIB. Kebakaran melanda semak belukar (lahan kosong).

Rupanya warga sudah mengetahui adanya Karhutla sejak Senin siang pukul 13.30 WIB. "Iya terjadi kebakaran sejak Senin," kata Rayan.

Mendapat kabar Karhutla itu, kecamatan mengirim anggota sebanyak 25 orang. Polsek Rangsang dan TNI pun mengirim personil untuk melakukan pemadaman.

"Pemadaman menggunakan mesin. Air masih tersedia, kendala kita pada siang hari angin bertiup kencang," ujar Rayan.

Guna memperkuat tim di lapangan, BPBD Kepulauan Meranti pun langsung menerjunkan 12 personil dengan peralatan lengkap. Tim dilepas langsung Kalaksa BPBD M Edy Afrizal, lalu berangkat menuju Pulau Rangsang menggunakan speedboat.

Tim dari BPBD membawa 1 unit mesin Shibaura dan 2 unit minitrack. "Lihat kondisi di lapangan. Kalau kurang akan kita tambah personil dan peralatan," kata Edy Afrizal. ***

Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww