Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
6
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Home  /  Berita  /  Riau

Baru Diperbaiki, Jalan di Paluta Rohil Ini Rusak Lagi, Akhir Diselidiki Polisi

Baru Diperbaiki, Jalan di Paluta Rohil Ini Rusak Lagi, Akhir Diselidiki Polisi
Jalan yang rusak setelah dibangun.
Jum'at, 20 Juli 2018 16:26 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Warga kepenghuluan Pasir Putih Utara (Paluta) Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir, Riau, masih menunggu hasil penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Polres Rohil terkait dugaan kasus penyalahgunaan dana desa yang digunakan untuk pembangunan semenisasi jalan diperumahan PKS PTPN V Tanah Putih, Kecamatan Balai Jaya.

Warga menyesalkan, sejak jalan itu dibangun, bukannya bertambah bagus bahkan sebaliknya semakin susah dilintasi oleh kendaraan.

"Kalau begini hasilnya lebih baik seperti kemarin jalan tanah saja. Walaupun diperbaiki, namun tetap saja hancur," kata salah seorang warga Paluta, Rudi Lumban Batu, Jumat (20/7/2018).

Mereka mencurigai, perbaikan yang dilakukan hanya akal akalan saja untuk menutupi pengeluaran anggaran dana desa yang sudah digunakan untuk pembangunan jalan tersebut. Bahkan mereka menilai, proses penyidikan dugaan korupsi jalan tersebut terkesan sangat lamban.

Menurutnya, aparat kepolisian harus cepat memproses dalam menangani kasus hukum tersebut. Khawatirnya, kasus itu akan menguap begitu saja.

Sementara itu, penghulu Pasir Putih Utara, Samsir Silalahi menyebutkan, tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Rohil sudah melakukan peninjauan ke lokasi dalam rangka mengusut anggaran pembangunan jalan itu. Untuk itu, warga tidak perlu khawatir dan biarkanlah penyidik bekerja.

Dia juga enggan berkomentar panjang lebar terkait pembangunan jalan itu mengingat kasus ini sudah ditangani oleh Polres Rohil.

"Soal itu, kita serahkan saja ke pihak hukum. Dari tipikor sudah dua kali turun waktu itu sebelum bulan puasa kemarin. Memang sudah diperbaiki, tapi ya begitulah keadannya," kata Samsir.

Terpisah,  Kapolres Rokan Hilir, AKBP Sigit Adiwuryanto melalui Kasat Reskrim AKP M Faisal Ramzani SH, SIK kepada GoRiau.com berjanji akan memberikan hasil penyidikan dari tim penyidik Tipikor Polres Rohil. Untuk itu, dia meminta bersabar mengingat kasus itu masih dalam delik penyelidikan.  

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan semenisasi jalan Paluta menelan anggaran sekitar Rp170 juta, baru saja dibangun sudah dalam kondisi hancur terutama dibahu jalan. Batu kerikil mengelupas hampir disemua bagian. Ironisnya, semenisasi itu sudah diperbaiki namun perbaikan ulang tersebut sepertinya tidak berarti.  ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww