Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Bermain Dengan Sembilan Pemain, PSM Mampu Curi Poin di Markas Borneo FC
Home  /  Berita  /  Riau

BRG Petakan Ulang Lokasi Pembasahan Lahan Gambut

BRG Petakan Ulang Lokasi Pembasahan Lahan Gambut
Jum'at, 20 Juli 2018 16:28 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Badan Restorasi Gambut (BRG) tengah memetakan ulang lokasi-lokasi untuk pembasahan lahan gambut di Provinsi Riau. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk membantu pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di lahan gambut.

"Kalau kita sekedar untuk pembasahan, tapi hal itu juga termasuk dalam penanggulangan kebakaran. Kita sudah lakukan pemetaan ulang, di mana lokasi penting untuk pembuatan sekat kanal dan sumur bor," kata Kepala BRG Nazir Foead di Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/7/2018).

Rencananya, pembasahan lahan gambut itu sudah bisa dilakukan pada minggu depan dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Terkait perencanaan maupun penyesuaian anggarannya sendiri telah disiapkan.

"Pelaksanaannya akan melibatkan masyarakat langsung dan manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Karena dibuat oleh masyarakat, nantinya untuk perawatan kita serahkan langsung kepada masyarakat juga," urainya lagi.

Saat ini, imbuh Nazir, BRG memiliki dua program yang dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi kebakaran di lahan gambut, yakni program yang dilakukan oleh BRG dan Kementerian LHK melalui BKSDA terkait pembuatan 108 sekat kanal dan 100 unit sumur bor.

Sedangkan program yang kedua yaitu dilakukan bersama Dinas LHK Riau dan tujuh kabupaten lainnya berupa 708 unit sekat kanal 225 unit sumur bor. ***

Kategori:Riau, Voli
wwwwww