2 Pria Bermobil BMW di Pekanbaru Nyaris Dihajar Massa Setelah Dicurigai Hendak Culik Bocah SD, Polisi: Belum Bisa Dipastikan
![]() |
| Kanit Reskrim Polsek Payung Sekaki saat memeriksa mobil dua pria yang bikin geger lantaran diduga hendak menculik Bocah SD |
Penulis: Chairul Hadi
Kejadian ini sempat membuat geger warga, Kamis siang tadi. Kedua pria gaek tersebut menggunakan mobil BMW hitam dan mengajak seorang bocah SD masuk ke dalam, dengan alasan ingin mengantar pulang. Kebetulan, beberapa orang disekitar melihatnya.
Curiga dengan tindak tanduk keduanya, warga pun bereaksi hingga berhasil mencegat mobil berkaca film gelap tersebut. Dalam waktu singkat, warga kian ramai lantaran penasaran dengan apa yang terjadi. Tak lama, polisi yang mendapat laporan pun tiba ke lokasi.
Kejadian itu di depan loket bus Intra Jalan Siak II (Arengka II). Menghindari aksi anarkis massa, aparat berwajib pun membawa kedua pria tersebut ke Mapolsek Payung Sekaki untuk dimintai keterangannya, termasuk beberapa saksi (Warga) serta bocah SD tersebut.
Kapolsek Payung Sekaki AKP Rachmad yang dikonfirmasi GoRiau.com Kamis malam mengungkapkan, dugaan terkait percobaan penculikan tersebut belum bisa dipastikan, karena pihaknya harus menggali keterangan dan bukti lebih dalam.
Kepada polisi, kedua pria gaek itu mengaku, ingin mengantarkan bocah tersebut pulang. "Diakuinya, ingin mengantar pulang, tentu kita harus dalami lagi, dan sampai malam ini keduanya masih di Mapolsek kita proses," yakin Rachmad.
Jajarannya juga menelusuri kepada keluarga pria tersebut, hingga pihak RT dan RW guna mendalami, apakah ada aktivitas mencurigakan dari mereka selama ini. "Jadi memang tidak bisa buru-buru memastikan atas dugaan tersebut," lanjut dia.
Sementara bocah SD tersebut menceritakan, bahwa dirinya diajak masuk ke dalam mobil oleh kedua pria itu. "Diajak masuk, namun belum sempat (Masuk, red) dan kebetulan dilihat warga sekitar yang curiga, dicegat lah mobil itu," cerita Kapolsek Payung Sekaki.
Pihaknya, lanjut Kapolsek, juga menelusuri jejak kriminal dari keduanya. Hasilnya, sementara ini belum ada ditemukan catatan kasus kejahatan yang melibatkan mereka. "Tidak ada. Namun apa pun itu, kita masih mendalaminya," pungkas AKP Rachmad. ***













