Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
11 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
9 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
9 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Keok 8-0, Pelatih Filipina Akui Timnya Kalah Segalanya dari Timnas U-16 Indonesia

Keok 8-0, Pelatih Filipina Akui Timnya Kalah Segalanya dari Timnas U-16 Indonesia
Senin, 30 Juli 2018 09:12 WIB

SIDOARJO - Ditekuk dengan skor telak 0-8, kubu timnas U-16 Filipina secara legowo mengakui keunggulan Indonesia dalam laga Grup A Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Minggu (29/7/2018). 

Menurut pelatih timnas U-16 Filipina, Reiji Hirata, timnya memang kalah kelas dari Indonesia, yang sejak detik pertama langsung tampil menggebrak dan menekan.

"Pertama, saya ucapkan selamat untuk Indonesia. Mereka memang jauh lebih baik dari kami. Tekanan cepat Indonesia sejak menit awal dan berhasil menjadi gol membuat anak asuh saya tidak bisa berkembang," tutur Reiji kepada wartawan.

Selain tekanan bergelombang dari tuan rumah, Reiji menyebut kecepatan para pemain timnas U-16 Indonesia juga menjadi faktor yang sangat menyulitkan timnya untuk bisa membangun serangan.

Tekanan dan kecepatan yang tidak berimbang inilah yang dituding Reiji membuat mental para pemainnya terus menurun sejak awal laga, hingga puncaknya di babak kedua mereka sudah tak mampu berkembang lagi dan kebobolan lebih banyak gol.

"Kecepatan para pemain Indonesia di tengah dan depan begitu luar biasa. Sangat sulit para pemain kami bisa mengimbangi mereka," ucap Reiji.

"Apalagi setelah mental kami menurun di babak kedua sehingga kami main makin terkurung dan Indonesia bisa mencetak gol lebih banyak lagi," kata pelatih asal Jepang ini.

Selepas turun minum, timnas U-16 Filipina memang kebobolan lebih banyak gol dibanding babak pertama, tepatnya lima kali.

Walau demikian, Reiji juga memetik banyak pelajaran berharga dari laga ini yang akan ia pakai sebagai bahan untuk memperbaiki performa Filipina U-16 di laga berikutnya.

"Banyak yang bisa kami pelajari dan jadi bahan evaluasi. Saya berjanji, kami akan terus memperbaiki diri untuk laga selanjutnya," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Bolasport.com
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww