Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
19 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
13 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
13 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
14 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
19 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Harus Peka & Sigap Sikapi Cuaca Ekstrim, Wali Kota Larang Camat & Lurah Tinggalkan Wilayah

Harus Peka & Sigap Sikapi Cuaca Ekstrim, Wali Kota Larang Camat & Lurah Tinggalkan Wilayah
Peka & Sigap Sikapi Cuaca Ekstrim, Wali Kota Larang Camat & Lurah Tinggalkan Wilayah
Selasa, 31 Juli 2018 11:13 WIB
Penulis: RIL
MEDAN- Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi langsung mengumpulkan seluruh camat di Kota Medan menyikapi cuaca ekstrim yang tengah menerpa Kota Medan belakangan ini, Senin (30/7). Selain hujan deras yang menimbulkan genangan air, cuaca ekstrim  tak jarang diikuti dengan angin kencang yang merusak atap rumah warga serta menumbangkan pohon.

 

Apalagi sejumlah kawasan di Kota Medan digenangi air sehingga mengganggu aktifitas warga menyusul hujan deras mengguyur Kota Medan, Minggu (29/7) mulai petang hingga malam. Oleh karenanya Wali Kota minta kepada seluruh camat dan lurah agar siaga dan tanggap bencana di wilayahnya masing-masing.

"Saya minta tidak ada camat dan lurah yang meninggalkan wilayahnya di saat cuaca ekstrim, terutama ketika melihat cuaca mendung. Camat dan lurah harus tanggap serta siaga menghadapi bencana. Segera lakukan langkah-langkah antisipasi sebelum terjadi bencana seperti banjir maupun angin kencang," tegas Wali Kota.

Selanjutnya tegas Wali Kota, camat dan lurah juga harus turun langsung ke lokasi begitu wilayahnya diterpa bemcana baik banjir maupun angin kencang. Selain melakukan evakuasi, juga mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk melayani masyarakat yang mengalami musibah.

“Saya tidak mau camat dan lurah hanya main perintah kepada bawahan, mereka harus turun dan berada di lokasi apabila terjadi. Layanilah masyarakat yang menjadi korban bencana dengan sebaik-baiknya. Lalu laporkan langsung kepada saya upaya-upaya apa saja yang telah dilakukan melalui foto, saya akan terus pantau," ujarnya.

Di samping itu tambah Wali Kota lagi, camat dan lurah pun harus peka dengan kondisi yang terjadi di wilayahnya. Apabila melihat ada genangan air yang terjadi pasca hujan deras turun sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas, Wali Kota minta camat dan lurah turun tangan mengatasinya.

“Jangan biarkan air menggenangi ruas jalan sehingga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas. Lakukan upaya untuk mengeringkan genangan air bersama dengan kepala lingkungan serta Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU). Jika membutuhkan peralatan, segera berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum,” tandasnya.

Kemudian Wali Kota minta kepada camat dan lurah untuk terus berkoordinasi dengan OPD terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang serta Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan upaya-upaya membantu warga, termasuk tindakan antisipatif  lainnya.

“Begitu wilayahnya diterpa bencana baik banjir maupun angin kecang, lakukan koordinasi dengan OPD terkait. Dengan kebersamaan, insha Allah semuanya dapat kita atasi dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana,” pesannya.

Pertemuan Wali Kota dengan seluruh camat  untuk menyikapi cuaca ektrim tersebut, juga dihadiri Asisten Pemerintahan Musadad Nasution, sejumlah pimpinan OPD seperti Kadis PU Khairul Syahnan,  Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Sampurno Pohan, Kadis Kebersihan dan Pertamanan HM Husni, Kadis Perhubungan Renward Parapat, Kabag Tata Pemerintahan Syahrul Rambe dan Kabag Humas Ridho Nasution. 

Editor:Sisie
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic, PON
wwwwww