Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
2
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
3
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
24 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
4
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Rabu Dinihari, Gempa 4,8 SR Kembali Guncang Kota Padang dan Sekitarnya

Rabu Dinihari, Gempa 4,8 SR Kembali Guncang Kota Padang dan Sekitarnya
Ilustrasi
Rabu, 01 Agustus 2018 08:00 WIB
PADANG - Gempa bumi berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) kembali mengguncang wilayah Padang dan Painan pada Rabu (1/8) pukul 03.28 WIB. Gempa tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif Mentawai.

Pelaksana tugas Kepala Stasiun Geofisika Klas I BMKG Padang Panjang Fajar Dwi Prasetyo saat dihubungi dari Padang, Rabu  menyampaikan pusat gempa terletak pada koordinat 1.83 lintang selatan dan 100.40  bujur timur, 55 kilometer  barat daya Pesisir Selatan pada kedalaman 16 kilometer.

Ia menyampaikan menurut laporan masyarakat gempa bumi dirasakan di daerah Painan dan Padang dalam skala intensitas II SIG-BMKG atu  III-IV MMI,  Pariaman, Solok dan Padang Panjang I SIG  atau II-III MMI.

"Hingga  saat ini  belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan,  masyarakat diiimbau untuk tetap tenang, dan mengikuti arahan BPBD dan BMKG," katanya seperti diberitakan republika.co.id.

"Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai diimbau agar tidak terpancing isu karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami," ujar Fajar menambahkan.

Ia menjelaskan, ditinjau dari kedalaman hiposenter, gempa bumi ini  dangkal akibat aktivitas sesar aktif mentawai. "Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa dipicu gerakan sesar mendatar dan relevan dengan kondisi sesar Mentawai yang memiliki pergerakan mendatar di kedalaman 16 kilometer  di daerah tersebut," ujarnya.

Ia memaparkan sesar Mentawai merupakan sesar aktif yang berlokasi di laut sekitar kepulauan Mentawai berjarak sekitar 150 kilometer  dari pantai barat Sumateta yang memanjang dari  pulau-pulau Mentawai dari Selatan hingga ke sekitar Utara Nias.

Sejarah  gempa bumi merusak yang pernah terjadi pada sesar aktif Mentawai yang berdekatan pada lokasi tersebut mengakibatkan gempa pada  2 Juni 2016 pukul  05,56 WIB dengan kekuatan 6,5 SR  yang menimbulkan kerusakan ringan di Painan.

Saat itu gempa dirasakan di Painan, Solok, Mukomuko, dan Sikakap Kepulauan Mentawai dengan skala  IV-V MMI, Padang, dan Sipora Kepulauan  Mentawai IV MMI, Pariaman, Agam, Batusangkar dan Padang Panjang III-IV MMI, 50 Kota, Pasaman Barat, Sijunjung, Sungai Penuh dan Kerinci III MMI, Pasaman dan Pekanbaru II-III MMI . ***

Editor:Arie RF
Sumber:republika.co.id
Kategori:Olympic, Sumatera Barat
wwwwww