Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
18 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Badminton

Giliran Atlet Taekwondon Disuntik Motivasinya

Giliran Atlet Taekwondon Disuntik Motivasinya
Kamis, 02 Agustus 2018 19:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Setelah lifter angkat besi, petenis, dan atlet tenis meja, kini gliran atlet taekwondo mendapat suntikan motivasi agar bisa mencapai prestasi maksimal pada Asian Games 2018 nanti. Tiga olimpian memberikan suntikan motivasi dengan menyambangi pelatnas Asian Games XVIII/2018 di Gedung Pemuda Olimpic Center Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (1/8/2018).

Ketiga legenda itu adalah atlet tinju Pino Bahari yang tampil di Olimpiade 1996 Atlanta, kemudian atlet judo yang tampil di Olimpiade 1992 Barcelona Yudhi Sulistio Wahid, dan  taekwondoin Juana Wangsa Putri yang berlaga di Olimpiade 2000 Sydney dan 2004 Athena.

Ketiganya diutus Ketua Indonesia Olympian Association (IOA) Yayuk Basuki. IOA adalah wadah berhimpunnya atlet-atlet nasional multicabang olahraga yang pernah tampil di Olimpiade. 

IOA saat ini mengadakan kerja sama dengan Kempora melakukan kegiatan pemberian dukungan dan motivasi bagi atlet yang akan berlaga di Asian Games 2018.

Pino, Yudhi, dan Juana melakukan kunjungan ke cabang olahraga taekwondo kategori kyorugi (tanding) dan poomsae (seni).

Untuk tampil di Asian Games, para taekwondoin telah mengikuti try out lima kali, salah satunya di test event Asian Games. Saat itu, Indonesia merebut enam emas, dua perak, dan tiga perunggu.

Selain itu, mereka juga mengikuti kejuaraan di Vietnam, Malaysia, dan Korea. Terakhir, mereka menjalani training camp selama dua bulan di Korea Selatan. Kemudian, mereka tampil di Korea Open.

Para taekwondoin ini melakukan Pelatnas jangka panjang tidak terputus sejak SEA Games 2015 di Singapura. 

Menurut pelatih Tim Indonesia, Taufik Krisna, semua kebutuhan atlet selama di Pelatnas tercukupi, baik makanan, honor, maupun suplemen.

Lawan berat yang akan mereka hadapi di pesta olahraga bangsa Asia itu berasal dari Korea Selatan, Tiongkok, Iran, Taiwan, Thailand, Uzbekistan, Kazakstan, dan Vietnam.

Kekuatan dan kelemahan lawan, ujarnya, sudah diketahui. Pasalnya, atlet-atlet yang akan tampil di Asian Games sudah sering bertemu di berbagai pertandingan.

Peluang mendapatkan emas ada di dua kategori tersebut. Para taekwondoin mengaku tidak tertekan atau terbebani dengan bermain di depan publiknya. 

"Tidak ada sama sekali. Kami justru makin termotivasi dan bersemangat. Kami akan memberikan yang terbaik bagi Indonesia dan taekwondo Indonesia khususnya," ujarnya.

Target yang diberikan pemerintah dari cabang taekwondo di Asian Games ini satu emas. "Namun, tentu saja kami ingin mendapatkan lebih banyak dari target," sambungnya.

Program latihan atlet menjelang Asian Games yakni teknik, taktik, dan mentalitas pertandingan. Para atlet kyorugi dilatih oleh Lee Sun Jae dan Taufik Krisna, sedangkan poomsae dilatih Shin Jeung Seung.

Taekwondoin yang akan tampil di Asian Games 2018:

Tim kyorugi:

Putra 
1. Reinaldy Atmanegara (U.58)
2. Ibrahim Zarman (U.63)
3. Muhammad Saleh (U.68)
4. Dinggo Ardian (U.80)
5. Rizky anugrah (0.80)

Putri
1. Dhean Fazrin (U.49)
2. Mariska Halinda (U.53)
3. Permata Cinta (U.57)
4. Shaleha Fitriana (U.67)
5. Delva Rizky (0.67)

Poomsae:
Putra
1. Maulana Haidir
2. MA Wahyu
3. Abdulrahman Darwin
4.  Akhmad Syaiful Anwar

Putri
1. Defia Rosmaniar
2. Ruhil
3. Mutiara Habiba
4. Rachmania.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Olympic, Badminton
wwwwww