Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
17 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
Olahraga
18 jam yang lalu
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
3
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
Umum
18 jam yang lalu
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
4
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
Olahraga
19 jam yang lalu
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
5
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
DPR RI
20 jam yang lalu
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
6
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dompet Dhuafa Terjunkan Tim Spesialis Kesehatan dan Bantu Menyisir Korban Gempa di Lombok

Dompet Dhuafa Terjunkan Tim Spesialis Kesehatan dan Bantu Menyisir Korban Gempa di Lombok
Tim medis Dompet Dhuafa saat evakuasi korban. (dok. DompetDhuafa)
Senin, 06 Agustus 2018 14:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dampak gempa bumi 7 SR yang mengguncang wilayah di Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB memberikan dampak yang luas.

Hingga Senin dini hari (6/8/2018) pukul 02.30 WIB tercatat 92 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan. Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman.

Aparat gabungan bersama tim DMC Dompet Dhuafa terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempa bumi, Senin (06/08/2018).

Daerah yang terparah adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram. Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 82 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Menurut Sabeth Abilawa,Direktur Program Dompet Dhuafa, saat ini secepatnya Dompet Dhuafa akan memberangkatkan tim kesehatan yang terdiri dari 4 dokter spesialis, 2 dokter umum dan 2 perawat yang berasal dari Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Jakarta dan Sulawesi Selatan untuk menjangkau wilayah terparah dari bencana gempa yang terjadi.

"Respon ini merupakan aksi kami dalam membantu menangani para korban serta tindak darurat medis yang sangat dibutuhkan," ujarnya kepada GoNews.co melalui pesan Whatsapp.

Beberapa ruangan serta fasilitas rumah sakit Tanjung, Lombok tidak dapat digunakan akibat gempa yang terjadi. Pagi hari ini beberapa tim masih melakukan penyisiran serta bantuan terhadap korban baik luka maupun tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

"Puluhan pasien RS. Tanjung, masih berada di pelataran halaman parkir karena mengantisipasi terjadinya gempa susulan," tandasnya.TENTANG DOMPET DHUAFA

Dompet Dhuafa adalah lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf), serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga).

Selama 25 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

Untuk Informasi bantuan, anda dapat menghubungi: Public Relation Dompet Dhuafa, Philanthropy Building, Jl. Warung Jati Barat No.14, Jakarta Selatan 12540. ***


wwwwww