Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
17 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
Olahraga
18 jam yang lalu
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
3
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
Umum
18 jam yang lalu
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
4
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
Olahraga
19 jam yang lalu
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
5
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
DPR RI
20 jam yang lalu
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
6
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Gempa Kembali Guncang Lombok, Nurhasan: Kita Perlu Muhasabah

Gempa Kembali Guncang Lombok, Nurhasan: Kita Perlu Muhasabah
Senin, 06 Agustus 2018 13:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Gempa berkekuatan 7 SR kembali mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB. Gempa ini memberikan dampak luas dan kerugian baik ril maupun materil.

Anggota Komisi V DPR RI, Nurhasan Zaidi angkat bicara. "Sampai subuh tadi tercatat 91 orang meninggal dunia dan ribuan rumah mengalami kerusakan, warga masih di ungsikan ke tempat yang aman," ujarnya.

Nurhasan juga meminta BNPB melakukan langkah-langkah prioritas penanganan bencana.

"Saya sudah baca rilis BNPB dan sangat apresiasi kepadanya namun saya kira kita harus lebih gercep, caranya dengan bersinergi dan koordinasi ke posko-posko relawan, karena jumlah korban yang sudah banyak," ujar anggota komisi yang membidangi bencana alam ini.

Jumlah korban jiwa terbanyak berada di Kabupaten Lombok Utara dengan jumlah mencapai 69 orang. Sementara jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan.

"Saya mengajak masyarakat untuk aktif membantu saudara-saudara kita, khususnya kementerian terkait untuk segera merecovery akses dan fasilitas umum sesegera mungkin, agar logistik bisa mudah untuk dikirim," pintanya.

Nurhasan juga menghimbau BMKG agar memberikan peringatan sedini mungkin terhadap kemungkinan bencana susulan.

"Selama bantuan dikirim kita harus tetap siaga akan bencana susulan. Tetapi di luar itu seluruh rakyat Indonesia perlu muhasabah, boleh jadi bencana ini hadir karena perilaku kita yang tidak bersahabat dengan alam," tutup politisi PKS ini. ***


wwwwww