Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
7 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
6 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
10 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
6 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
7 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Badminton
Liputan Khusus Asian Games 2018

Voli Pantai, Membidik Emas dalam Bayang-bayang Qatar

Voli Pantai, Membidik Emas dalam Bayang-bayang Qatar
Jum'at, 17 Agustus 2018 01:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PALEMBANG - Voli Pantai menjadi salah satu cabang andalan Indonesia pada Asian Games XVIII. Namun, perjuangan untuk memenuhi target satu medali emas dari dua medali emas yang diperebutkan di cabang ini bukan pekerjaan gampang. Cukup banyak saingan yang bakal dihadapi seperti China, Thailand, Jepang, Chinese Taipei, Qatar, dan Kazakhstan.

"Kita memahami cukup keras persaingan yang akan dihadapi untuk memenuhi target satu medali emas. Makanya, kita mempersiapkan mereka semaksimal mungkin agar target bisa terpenuhi," kata pelatih tim voli pantai, Slamet Mulyanto saat menerima kunjungan Ketua Umum Indonesian Olympian Association (IOA), Yayuk Basuki yang didampingi Lukman Niode (renang), Lingling Agustin, Rossy (tenis meja), dan Dede Herawati (atletik) di Lapangan Voli Pantai Jakabaring Sports City Complex Palembang, Sumatera Selatan, pekan lalu.

Di cabang voli pantai, Indonesia menurunkan empat pasangan terdiri dari dua pasangan putra dan dua pasangan puteri. Putra,  Ade Chandra Rahmawan/M Asfiya dan Gilang Ramadhan/Danangsah Yudistira, Putri, pasangan Dhita Juliana/Putu Dini Jasita Utami, dan Devi Melinda Novitasari/Youkebed Purari Eka Setyaningrum. 

Ketika ditanyakan dari mana peluang emas bisa diperoleh, Slamet menjawab, "Peluang medali emas diharapkan dari pasangan putra. Tapi, kita tetap mewaspadai negara-negara lainnya terutama Qatar yang menurunkan pemain naturalisaai dari Brasil," jelasnya.

Putu Dini Jasita Utami yang menjadi pasangan Dhita Juliana Yokebed Purari mengatakan, sudah siap menghadapi laga yang akan digelar di Lapangan Voli Pantai Jakabaring Sports City Complex (JSCC) Palembang, Sumatera Selatan, 19-29 Agustus 2018. Bahkan, Putu Dini Jasita Utami mengaku sejal Juli 2018 mereka sudah melakukan latihan di venue voli pantai Asian Games 2018.

"Cuacanya di Palembang memang sangat panas. Tapi, kita sudah tidak ada masalah karena sudah terbiasa," ujarnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww