Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
19 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
22 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
23 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
24 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
6 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Home  /  Berita  /  Riau

Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Al Mukminin Jl Kutilang Sakti Sempat Menegangkan, Ini Penyebabnya

Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Al Mukminin Jl Kutilang Sakti Sempat Menegangkan, Ini Penyebabnya
Jamaah Masjid Al Mukminin berjibaku mlumpuhkan sapi kurban. (hasan)
Rabu, 22 Agustus 2018 15:47 WIB
TAMPAN - Pemotongan hewan kurban di samping Masjid Al Mukminin di Jalan Kutilang Sakti, Kawasan Panam, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Rabu (22/8/2018) siang, sempat menegangkan. Sebab, salah seekor sapi berusaha memberontak dengan ganas ketika akan dilumpuhkan.

Sapi yang kelihatan sangat liar tersebut, berputar-putar mengelilingi pohon kelapa tempat ditambatkan, sambil mendengus. Setiap ada orang yang mencoba mendekat, sapi itu bergerak cepat dan dengan ganas mengarahkan tanduk runcingnya.

Berulang kali upaya penjeratan menggunakan tali dilakukan warga, berhasil dielakkan sapi tersebut. Pelumpuhan menggunakan kerangkeng, juga berkali-kali gagal, karena sapi itu memberontak dengan keras ketika akan dijebak dengan kerangkeng tersebut.

Warga yang menyaksikan sangat tegang dan dicekam kecemasan. Mereka khawatir, tali yang digunakan mengikat hidung sapi putus atau terlepas, sehingga sapinya terbebas dan mengamuk. ''Kita cemas talinya putus, sehingga sapinya mengamuk dan melukai warga, bahkan bisa saja membunuh warga,'' kata salah seorang warga.

Setelah berjibaku sekitar satu jam untuk melumpuhkannya, salah seorang warga akhirnya berhasil menjerat sebelah tanduk sapi. Selanjutnya warga yang lain, mencoba melingkarkan tali yang lebih besar ke leher sapi. Seterusnya sapi diarahkan masuk ke kerangkeng.

Setelah terjebak dalam kerangkeng, sapi itu masih belum bisa dilumpuhkan. Binatang itu masih bisa bergerak dengan ganas. Sejumlah warga berjatuhan saat mencoba menahan kerangkeng agar tidak rebah.

Kekuatan sapi baru melemah setelah keempat kakinya berhasil diikat. Sapi ganas itu akhirnya tumbang, dan dalam waktu singkat parang tajam sang penjagal pun singgah di lehernya.

Suasana tegang dan mencekam pun berakhir. Panitia kurban yang sempat deg-degan juga merasa lega. ''Alhamdulillah, akhirnya berhasil juga dilumpuhkan dan disembelih,'' kata panitia kurban Masjid Al Mukminin H Syahrijal Dt Bandaro.

Dijelaskan Syahrijal, tahun ini jamaah Masjid Al Mukminin menyembelih 16 ekor hewan kurban, dengan rincian 11 ekor sapi dan 5 kambing.

''Dibanding tahun lalu, terjadi penurunan. Sebab tahun lalu 18 ekor sapi dan ada juga kambing,'' ujarnya.

Pantauan di lapangan, para jamaah Masjid Al Mukminin bekerja bersama-sama, mulai dari menyembelih, memotong-motong daging, mencincang tulang dan memasukkan ke kantong plastik untuk selanjutnya dibagikan ke warga yang berdomisili di sekitar Masjid Al Mukminin.

Usai Shalat Zuhur berjamaah, panitia kurban dan warga yang ikut membantu, menikmati makan siang bersama, yang makanannya disediakan ibu-ibu jamaah masjid. ''Pemotongan hewan kurban ini, selain sebagai ibadah sekaligus sarana silaturahmi bagi jamaah Masjid Al Mukminin,'' tandas Syahrijal.bas

Editor:hasan b
Kategori:Olympic, Riau, PON
wwwwww