Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Giliran Pemuda Pancasila Surabaya Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan

Giliran Pemuda Pancasila Surabaya Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan
Ketua Pemuda Pancasila Kota Surabaya H Haries Purwoko. (istimewa)
Kamis, 23 Agustus 2018 22:20 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SURABAYA - Setelah Pengurus Pemuda Pancasila di Riau menolak adanya deklarasi ganti presiden. Giliran Pengurus Pemuda Pancasila Kota Surabaya juga menolak secara tegas rencana deklarasi #2019GantiPresiden di Jawa Timur.

Rencananya, aksi deklarasi Ganti Presiden akan digelar di Tugu Pahlawan, Minggu (26/8/2018) mendatang.

Penolakan ini disampaikan melalui surat yang dikeluarkan tertanggal 21 Agustus 2018 yang ditujukan kepada Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin.

Dalam surat dengan nomor 021/PP-SBY/VIII/2018 menyebutkan bahwa adanya pesan berantai melalui WhatsApp (WA) tentang kegiatan Deklarasi Ganti Presiden, Pemuda Pancasila Kota Surabaya menginginkan Provinsi Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya tetap dalam suasana kondusif.

Adanya durat penolakan deklarasi ganti Presiden tersebut dibenarkan Ketua Pemuda Pancasila Kota Surabaya H Haries Purwoko saat dikonfirmasi GoNews.co, Kamis (23/8/2018) malam.

Pihaknya juga meminta kepada pihak kepolisian untuk tidak mengeluarkan surat izin untuk aksi tersebut.

"Kami benar-benar menolak aksi deklarasi ganti Presiden agar tidak menimbulkan kerawanan di Kota Surabaya. Apalagi suasana politik saat ini semakin memanas, jangan sampai Surabaya menjadi tidak kondusif," katanya.

Menurut Haries, Pemuda Pancasila Kota Surabaya sangat keberatan dengan kegiatan tersebut. Sebab, deklarasi tersebut telah menodai sila ke-3 dari Pancasila dan semangat Bhineka Tunggal Ika.

"Makanya, sebelum terjadi kerusuhan yang tidak diinginkan, pihak polisi harus membubarkan dan tidak mengeluarkan izin tersebut," terangnya.

Selain itu kata dia, pihaknya juga melihat bahwa Deklarasi 2019 Ganti Presiden adalah bentuk dari kampanye terselubung. "Ini bukan murni gerakan rakyat, tapi ini bagian dari Kampanye terselubung," pungkasnya.***

wwwwww