Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
12 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Riau

Honorer Pemprov Riau Terancam Dirumahkan Akibat Defisit Anggaran

Honorer Pemprov Riau Terancam Dirumahkan Akibat Defisit Anggaran
Kamis, 23 Agustus 2018 18:48 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Hampir semua pemerintah daerah di Provinsi Riau mengalami defisit anggaran. Akibatnya, pemerintah mulai mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah honorer yang mereka pekerjakan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sendiri mengaku tidak bisa serta merta untuk merumahkan tenaga honorernya di tengah tahun anggaran.

"Mengurangi honorer di tengah jalan tentu sulit. Ketika tahun anggaran baru, itu baru bisa dilakukan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi di Kantor Gubernur Riau, Kamis (23/8/2018).

Dengan begitu, kata Sekda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Riau diminta untuk melakukan pencermatan anggaran dan me-maping jumlah honorer yang ada di dinasnya.

"Silakan OPD mem-formulasikan honorer sesuai efektivitas yang ada. Namun, saya belum bisa memastikan apakah akan ada pengurangan, karena bukan Sekda pemegang kebijakan. Namun,  kalau pengurangan honorer di awal tahun memang bisa saja dilakukan," tuturnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww