Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
22 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
9 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
22 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
4 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Home  /  Berita  /  Badminton

Tiba di NTB, Ketua MPR Kunjungi Pasien Korabn Gempa di RSUD Kota Mataram

Tiba di NTB, Ketua MPR Kunjungi Pasien Korabn Gempa di RSUD Kota Mataram
Senin, 27 Agustus 2018 19:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MATARAM - Datang ke lokasi gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB), Ketua MPR Zulkifli Hasan mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Zulkifli mendatangi pasien di tenda-tenda yang didirikan untuk merawat pasien.

Untuk menghindari reruntuhan jika terjadi gempa, RSUD mendirikan tenda-tenda di halaman rumah sakit untuk perawatan pasien.

Setelah mendarat sekitar pukul 09.20 WITA di Bandara Praya, Lombok, Senin (28/8/2018, Zulkifli Hasan langsung menuju RSUD Kota Mataram. Dalam kunjungan ini Ketua MPR didampingi Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono, anggota MPR Alimin, Sekjen PAN Eddi Suparno, Deddy "Miing" Gumelar.

Tiba di RSUD Kota Mataram, Zulkifli Hasan disambut Walikota Mataram Achyar Abduh. Kemudian Zulkifli melihat secara langsung kondisi di tenda-tenda perawatan. Gempa bumi di Mataram sejak 29 Juli lalu masih diikuti gempa susulan. Pasien dan keluarga trauma dengan gempa sehingga dirawat di tenda-tenda. Memang masih tampak gedung rumah sakit retak-retak.

Di RSUD Kota Mataram, Zulkifli menemui pasien-pasien yang dirawat. Dia masuk ke ruang rawat inap pasien ICU dan stroke. Zulkifli sempat berdialog dengan pasien ibu Sadiah. "Yang sabar ya," hibur Zulkifli Hasan.

Dia juga menyapa masyarakat yang sedang berobat di rumah sakit ini.

Setelah dari rawat inap ICU dan stroke, Zulkifli juga melihat secara langsung ruang darurat untuk operasi. Sejak terjadi gempa, ruang operasi rumah sakit tidak berfungsi. RSUD Kota Mataram mendapat bantuan dari Pemda Jawa Timur berupa enam kontainer. Kontainer itulah kemudian diubah menjadi ruang operasi.

"Masalah trauma pasien dan keluarganya ini perlu segera diatasi. Sehingga mereka tidak mau di gedung. Rumah sakit pun pindah pelayanannya di lapangan, di tenda-tenda," kata Zulkifli.

Padahal secara teknis Kementerian PUPR menyebutkan gedung rumah sakit aman. Namun masyarakat masih trauma.

Zulkifli mengatakan perlu penanganan khusus karena pelayanan masih dilakukan di tenda-tenda. Zulkifli mengapresiasi penanganan selama ini namun dia mengharapkan seluruh stakeholder ikut terlibat karena bencana ini adalah soal kemanusiaan.***

wwwwww