Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
16 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
Politik
5 jam yang lalu
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
3
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
11 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
4
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
Politik
8 jam yang lalu
Moeldoko Peringatkan Gatot Nurmantyo: Jangan Coba-coba Ganggu Stabilitas Politik
5
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
Nasional
16 jam yang lalu
Sunat Masa Hukuman Anas Urbaningrum 6 Tahun, Ini 9 Alasan MA
6
Moeldoko Minta Gatot Setop Tebar Narasi Kebangkitan PKI
Peristiwa
8 jam yang lalu
Moeldoko Minta Gatot Setop Tebar Narasi Kebangkitan PKI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tiba di NTB, Ketua MPR Kunjungi Pasien Korabn Gempa di RSUD Kota Mataram

Tiba di NTB, Ketua MPR Kunjungi Pasien Korabn Gempa di RSUD Kota Mataram
Senin, 27 Agustus 2018 19:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MATARAM - Datang ke lokasi gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB), Ketua MPR Zulkifli Hasan mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Zulkifli mendatangi pasien di tenda-tenda yang didirikan untuk merawat pasien.

Untuk menghindari reruntuhan jika terjadi gempa, RSUD mendirikan tenda-tenda di halaman rumah sakit untuk perawatan pasien.

Setelah mendarat sekitar pukul 09.20 WITA di Bandara Praya, Lombok, Senin (28/8/2018, Zulkifli Hasan langsung menuju RSUD Kota Mataram. Dalam kunjungan ini Ketua MPR didampingi Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono, anggota MPR Alimin, Sekjen PAN Eddi Suparno, Deddy "Miing" Gumelar.

Tiba di RSUD Kota Mataram, Zulkifli Hasan disambut Walikota Mataram Achyar Abduh. Kemudian Zulkifli melihat secara langsung kondisi di tenda-tenda perawatan. Gempa bumi di Mataram sejak 29 Juli lalu masih diikuti gempa susulan. Pasien dan keluarga trauma dengan gempa sehingga dirawat di tenda-tenda. Memang masih tampak gedung rumah sakit retak-retak.

Di RSUD Kota Mataram, Zulkifli menemui pasien-pasien yang dirawat. Dia masuk ke ruang rawat inap pasien ICU dan stroke. Zulkifli sempat berdialog dengan pasien ibu Sadiah. "Yang sabar ya," hibur Zulkifli Hasan.

Dia juga menyapa masyarakat yang sedang berobat di rumah sakit ini.

Setelah dari rawat inap ICU dan stroke, Zulkifli juga melihat secara langsung ruang darurat untuk operasi. Sejak terjadi gempa, ruang operasi rumah sakit tidak berfungsi. RSUD Kota Mataram mendapat bantuan dari Pemda Jawa Timur berupa enam kontainer. Kontainer itulah kemudian diubah menjadi ruang operasi.

"Masalah trauma pasien dan keluarganya ini perlu segera diatasi. Sehingga mereka tidak mau di gedung. Rumah sakit pun pindah pelayanannya di lapangan, di tenda-tenda," kata Zulkifli.

Padahal secara teknis Kementerian PUPR menyebutkan gedung rumah sakit aman. Namun masyarakat masih trauma.

Zulkifli mengatakan perlu penanganan khusus karena pelayanan masih dilakukan di tenda-tenda. Zulkifli mengapresiasi penanganan selama ini namun dia mengharapkan seluruh stakeholder ikut terlibat karena bencana ini adalah soal kemanusiaan.***

wwwwww