Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Riau

Resmi Pindah ke Pekanbaru, STAB Maitreyawira Gelar Kuliah Perdana Bahas Revolusi Industri 4.0

Resmi Pindah ke Pekanbaru, STAB Maitreyawira Gelar Kuliah Perdana Bahas Revolusi Industri 4.0
Para senat STAB Maitreyawira saat pembukaan kuliah perdana (foto: barkah/goriau.com)
Senin, 03 September 2018 11:12 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Maitreyawira resmi pindah dari Jakarta ke Kota Pekanbaru, Riau, Senin (3/9/2018) yang langsung ditandai dengan digelarnya kuliah perdana tahun akademik 2018/2019.

STAB Maitreyawira yang berdiri sejak tahun 2008 silam itu kini berada di Pusdiklat Bumi Suci Maitreya, Jalan Bukit Barisan III (Jalan Riau Ujung), Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru dan membuka satu program pendidikan (prodi) S1 Dharma Acariya.

Ketua STAB Maitreyawira, Arief Harsono mengatakan, sejak berdiri, STAB Maitreyawira telah meluluskan mahasiswa prodi S1 Dharma Acariya sebanyak 316 alumni mahasiswa yang menyebar ke seluruh Indonesia.

"Prodi Dharma Acariya, menggunakan lima bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Tionghoa (Mandarin), bahasa Pali dan bahasa Sanskerta," kata Arief Harsono dalam kuliah perdana STAB Maitreyawira, Senin pagi.

"Dengan perpindahan ini, kita berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan memberikan pelayanan bagus mahasiswa. Sebab, tantangan kedepan adalah menciptakan SDM berkualitas," lanjutnya.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Riau, Ahmad Supardi Hasibuan berharap, STAB Maitreyawira bisa menjawab tantangan kedepan dan juga mengembangkan ilmu pendidikan agama yang dimiliki.

"Hadirnya STAB Maitreyawira bisa menggelar proses perkuliahan dengan baik, serta lulusannya bisa berperan mengisi pembangunan dan membawa kemajuan untuk Riau khususnya," tuturnya.Sd1Dalam kegiatan kuliah perdana dengan tajuk 'Menyongsong Pengembangan Inovasi Menuju Era Revolusi Industri 4.0' juga dihadiri Prof Dr Philip Kuntoro Widjaja sebagai pemateri yang dikuti puluhan mahasiswa dan mahasiswi STAB Maitreyawira. ***

Kategori:Umum, Riau
wwwwww