Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Riau

Sampah Pacu Jalur Capai 220.5 Ton, Petugas Bekerja Lembur

Sampah Pacu Jalur Capai 220.5 Ton, Petugas Bekerja Lembur
Petugas kebersihan sedang berjibaku membersihkan Kota Telukkuantan pasca pacu jalur.
Senin, 03 September 2018 11:04 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Festival pacu jalur tahun 2018 di Tepian Narosa Telukkuantan telah usai. Kini, petugas kebersihan masih bekerja ekstra untuk membersihkan kota dari sampah yang berserakan.

"Saat pacu jalur hari pertama sampai hari ketiga, petugas bekerja malam. Mulai dari jam 19.00 - 23.00 Wib," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing Jafrinaldi melalui Kasi Pegelolaan Pertamanan Beni Miprasadi kepada GoRiau.com, Senin (3/9/2018) pagi di Telukkuantan.

Dikatakan Beni, sampah di Kota Telukkuantan selama iven pacu jalur meningkat drastis. Hari pertama sampai ketiga diperkirakan mencapai 50 ton per hari.

"Sampah semakin melonjak pada hari keempat. Diperkirakan total sampah selama pacu jalur mencapai 220.5 ton," ujar Beni.

Untuk membersihakn sampah, DLH Kuansing mengerahkan 120 orang pekerja dengan 9 armada. Selain bekerja malam, ada juga pekerja yang bekerja pagi hari di Tepian Narosa.

"Kendala yang kita hadapi, pedagang lambat membuka lapak. Tentu kita juga lambat mengangkut sampah," ujar Beni. ***

Kategori:Voli, Riau, Olympic, PON
wwwwww