Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
6
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Home  /  Berita  /  Badminton

Terima Delegasi Venezuela, Fahri Minta Kedekatan Pemikiran Pendiri Bangsa Terus Dijaga

Terima Delegasi Venezuela, Fahri Minta Kedekatan Pemikiran Pendiri Bangsa Terus Dijaga
Selasa, 04 September 2018 03:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Fahri Hamzah mengakui bahwa jarak fisik antara Venezuela dengan Indonesia sangat jauh, tetapi antara pendiri bangsa, Venezuela mauoun Indonesia, mempunyai jarak bepemikir yang cukup dekat.

"Dan, kedekatan ini yang harus kita jaga dari waktu ke waktu. Sehingga jarak pemikiran itu, sebetulnya bisa melampaui jarak fisik ke dua negara," kata Fahri Hamzah saat menerima kunjungan Diplomasi Wakil Menteri Luar Negeri/Vice Minister Of Foreign Affairs Venezuela For Asia, Middle East and Oceania, H.E MR. Ruben Dario Molina di ruang pertemuan Ketua DPR di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Dari jarak pemikiran yang sangat dekat itu, lanjut politisi dari PKS itu, sebenarnya antara dua negara memiliki pondasi, ideologi dan cara bepikir yang juga dekat.

"Dan kita Indonesia, telah memproduksi dasar-dasar negara yang berbasis kepada pemikiran-pemikiran pendiri bangsa yang relatif sama," sebutnya.

Karenanya, Fahri berharap pondasi itu oleh generasi sekarang dan generasi yang akan datang, bisa diteruskan dalam rangka saling membantu dan saling bekerja sama.

"Dulu, diawal kemerdekaan kita belum punya teknologi sebanyak yang kita miliki saat ini, tetapi kita bisa dekat. Apalagi sekarang dengan peralatan transportasi dan teknologi yang luar biasa, tentu kita bisa saling lebih dekat," ucapnya.

Fahri pun berharap dengan situasi yang ada sekarang ini, terutama di Venezuela dan Amerika Latin secara umum, ke dua negara dapat mengkonslodiasikan kembali pemikiran-pemikiran yang bijaksana, tentang bagaimana cara mengatur kehidupan bersama yang lebih baik.

"Kami juga pensan dan menitip salam kepada pemimpin Venezuela agar tetap memiliki semangat untuk membela pikiran-pikirannya agar prinsip-prinsip keadilan di dalam cara kita melihat dunia ini tetap diperjuangkan. ***

wwwwww