Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
10 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
11 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
13 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
11 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Riau

Identitas Telah Dikantongi, Satreskrim Polres Inhu Buru Pelaku Pembunuhan Guru SD Batang Cenaku

Identitas Telah Dikantongi, Satreskrim Polres Inhu Buru Pelaku Pembunuhan Guru SD Batang Cenaku
Rabu, 05 September 2018 22:12 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT - Satreskrim Polres Indragiri Hulu, Riau bersama Unit Reskrim Polsek Seberida, masih memburu pelaku pembunuhan, Tardi Candra (51), guru SD Negeri 002 Aur Cina, Kecamatan Batang Cenaku.

Korban tewas bersimba darah di Jalan Kulim VIII atau yang lebih dikenal dengan sebutan Simpang Kasus, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, akibat luka tusuk senjata tajam pada bagian leher dan tangan kanan.

Kejadian naas tersebut diamali guru paruh baya itu pada, Selasa (4/9/2018) sekira pukul 01.00 WIB dini hari, usai menenggak minuman keras bersama rekan-rekannya.

Kapolres Inhu, AKBP Dasamin Ginting melalui Kasat Reskrim Polres AKP Febriandy mengatakan, korban ditemukan bersimba darah oleh warga setempat setelah cekcok dengan terduga pelaku berinisial A.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, penikaman terhadap guru sekolah dasar itu dipicu karena dirinya terlilit hutang minuman keras (miras) di kafe milik A. Setiap kali minum, korban selalu tidak bayar," tutur Febri, menjawab GoRiau.com, Rabu (5/8/2018).

Terkait keberadaan terduga pelaku yang identitasnya sudah dikantongi pihak kepolisian itu, Febri mengaku hingga pihaknya tengah melakukan pencarian.

"Identitas pelaku sudah kita kantongi, dan hingga saat ini kita masih melakukan pengejaran," tegas Febri.

Namun demikian sambung Febri, pihaknya menghimbau pelaku agar dapat menyerhkan diri guna mempertanggung jawabkan pebuatnnya, begitu juga dengan pihak keluarga untuk membantu menyerahkan pelaku pada pihak kepolisian, pungkas Febri. ***

Kategori:Beladiri, Riau, Olympic, PON
wwwwww