Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
12 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
9 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Bilang ke Kader, Prabowo: Kita Kalah Jumlah Uang, Tak Punya Koran dan Televisi

Bilang ke Kader, Prabowo: Kita Kalah Jumlah Uang, Tak Punya Koran dan Televisi
Senin, 10 September 2018 18:37 WIB
JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyinggung soal keadilan sosial yang masih belum terlihat, khususnya bagi kaum yang lemah.

Dalam pidatonya yang disiarkan langsung di akun Facebooknya, Prabowo menyebut seluruh elemen masyarakat memiliki tugas untuk bersama-sama menghadirkan keadilan sosial.

Dengan kondisi ini, kata Prabowo, maka Gerindra bertugas untuk bertarung agar kekuatan pemodal tidak terus berkuasa. Pun, pemerintah saat ini yang seakan sudah menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945.

Prabowo mengingatkan kader Gerindra agar tak takut berjuang. "Saya mohon, saudara-saudara, marilah kita percaya bahwa kita memiliki tugas yang mulia. Tugas kita berat, sungguh berat," ujar Prabowo seperti dikutip GoNews.co dari Kumparan.com, Senin (10/9/2018).

Dalam menghadapi penguasa, Prabowo mengakui kubunya kurang dari segi uang. "Kita menghadapi keadaaan yang sangat sulit. Kalau dibandingkan dengan kekuatan-kekuatan lain, mungkin kalah jumlah uang. Kita tidak punya uang," kata Prabowo.

"Kita tidak punya koran, tidak punya televisi. Ini baru mulai TV kita sendiri. Dengan sumber yang terbatas. Tapi dalam keadaan ini, dalam survei evaluasi kita sendiri, dan kelompok independen, Gerindra terus meningkat di hadapan rakyat," tuturnya.

Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membela keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Karena itu, kata dia, Gerindra harus berjuang untuk menghadirkan pemimpin yang bersih, beramanah, dan tidak berkhianat kepada bangsa dan negara.

"Gerindra, sungguh-sungguh kita ingin memberi kepada rakyat Indonesia pemimpin yang bersih, baik amanah, yang tidak berkhianat kepada rakyat dan bangsa. Sungguh-sungguh kita menawarkan kepada rakyat Indonesia kandidat calon yang ingin bekerja sebaiknya untuk bangsa Indonesia, bukan untuk memperkaya dan keluarganya sendiri," tegasnya.

Dalam awal pidatonya, Prabowo menyebut arah kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini berada di jalur yang salah. Menurutnya, sistem bernegara saat ini, baik sistem politik dan ekonomi menyimpang dari cetak biru yang dibangun oleh pendiri bangsa, yaitu menyimpang dari ideologi Pancasila dan UUD 1945.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic
wwwwww