Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
10 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Meutya Hafid Ingatkan: Awas! Paham Pemecah-belah Bangsa

Meutya Hafid Ingatkan: Awas! Paham Pemecah-belah Bangsa
Meutya Hafid sedang menyosialisasikan pilar kebangsaan kepada masyarakat di Medan.
Senin, 10 September 2018 18:05 WIB
Penulis: Zul Anwar
MEDAN - Semakin banyaknya paham-paham yang dapat memecah-belah bangsa saat ini, masyarakat perlu mewaspadainya. Dan untuk menangkalnya, sangat penting dan harus ditanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari, berbangsa maupun dalam bernegara.

Hal itu diingatkan Anggota DPR-RI Meutya Hafid di depan peserta Sosialisasi Pilar Kebangsaan di Kelurahan Sei Sikambing B Jalan Kutilang Medan, Senin (9/9/2018).

Lebih jauh dikatakan Meutya, masyarakat Indonesia khususnya anak-anak sangat rentan provokasi negatif untuk melakukan tindakan yang mengandung ujaran kebencian, toleransi bahkan aksi terorisme.

“Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang harus tetap dijunjung tinggi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, pentingnya menumbuhkan nilai-nilai Pancasila dan rasa nasionalisme agar tidak mudah digoyahkan oleh segelintir orang atau kelompok tertentu”, tegas Meutya Hafid di hadapan ratusan partisipan yang hadir.

Meutya mengajak ratusan masyarakat yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, pekerja, staff pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, agar jangan percaya dengan berita-berita hoax dan konten-konten negatif yang memicu perpecahan.

“Bapak dan ibu jangan mau diadu domba oleh siapapun. Harus dilihat dulu kebenaran berita atau faktanya. Karena ada orang-orang yang ingin menggoyahkan Pancasila dan keberagaman kita. Sudah banyak contoh di negara-negara lain, dimana negara tersebut hancur karena perang saudara.

"Saya harap Bapak dan Ibu juga menyampaikan kepada sanak saudara, keluarga dan anak-anak agar bisa lebih bijak dalam menanggapi berita-berita di media sosial,” kata anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar daerah pemilihan Sumatera Utara I, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi itu.

Ditambahkan Meutya Hafid bahwa sila-sila di dalam pancasila sudah disusun sesuai keberagaman yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kebhinekaan yang ada di negara kita, jangan sampai membuat kita terpecah-belah. Saya yakin negara kita akan baik-baik saja dan teruslah memerangi apapun dan siapapun yang ingin merusak bangsa kita,” tandasnya. ***

wwwwww