Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
8 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

Tindaklanjuti Kasus Penembakan Nelayan di Perairan Rohil, DKP Riau Kirimkan Tim ke Lokasi

Tindaklanjuti Kasus Penembakan Nelayan di Perairan Rohil, DKP Riau Kirimkan Tim ke Lokasi
Barang bukti kapal dan kerang hasil curian yang berhasil disita aparat Kepolisian Polres Rohil.
Rabu, 12 September 2018 11:53 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau menurunkan timnya ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau untuk menyelidiki kasus sebelas nelayan asal Tanjungbalai, Sumatera Utara yang diberondong tembakan saat mencari ikan di perairan Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, Minggu (9/9/2018) kemarin.

Kepala DKP Provinsi Riau, Herman ketika dikonfirmasi terkait permasalahan ini sendiri belum bisa memberikan keterangan pasti. Sebab, pihaknya masih melakukan investigasi. 

"Saya belum bisa berkomentar dulu, karena baru dengar dari satu versi saja. Sekarang tim DKP sudah di Rohil untuk mengumpulkan informasi dan kejadian sebenarnya di lapangan," kata Herman kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Rabu (12/9/2018).

Kendati demikian, Herman memastikan bahwa masalah ini nantinya akan ditangani dengan profesional sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku.

"Ketentuannya ada, kalau ada nelayan andong dari luar provinsi memang harus meminta izin dari kita dulu," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, sebelas nelayan asal Tanjungbalai yang diberondong tembakan diperairan Rohil itu, diketahui satu orang tewas dan dua terluka.

Menurut saksi, saat itu 11 anak buah kapal sedang mencari ikan di laut menggunakan kapal tank kerang. Tiba-tiba saja dari jarak 100 meter, sebuah kapal memberendong para awak kapal dengan peluru. Akibatnya, seorang nelayan bernama Suharsono tewas seketika karena tertembus peluru di bagian dada.  ***

Kategori:PON, Riau, Olympic, Beladiri
wwwwww