Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
24 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Jokowi Resmikan Program Bank Wakaf Mikro di Pesantren Mawaridussalam

Jokowi Resmikan Program Bank Wakaf Mikro di Pesantren Mawaridussalam
Jokowi Resmikan Program Bank Wakaf Mikro di Pesantren Mawaridussalam
Senin, 08 Oktober 2018 17:00 WIB
Penulis: Rijam Kamal
DELISERDANG-Presiden Joko Widodo meresmikan Bank Wakaf Mikro di Pesantren Mawaridussalam, Jalan Peringgan, Tumpatan Nibung Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang.

Dengan diresmikannya Bank Wakaf tersebut, diyakini dapat mempermudah akses masyarakat khususnya di lingkungan Pesantren ke lembaga keuangan. "Semoga dengan adanya bank wakaf mikro ini, ekonomi mikro di Indonesia bisa lebih berkembang lagi. Saya juga berharap jika sudah ada ratusan atau ribuan bank wakaf mikro bisa menjadi sebuah bank yang besar," kata Presiden Joko Widodo, Senin, (8/10/2018).

Turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjend TNI Muhammad Sabrar Fadhilah, Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepala Negara menyebutkan, di Indonesia terdapat 33 bank wakaf mikro yang telah didirikan.

Jumlah tersebut terdiri dari 6.674 nasabah dan setiap bank memiliki modal sebesar Rp 8 miliar rupiah.

Menurutnya, tujuan pendirian bank wakaf mikro ini untuk mewujudkan pemerataan ekonomi yang berkeadilan. "Terutama pengembangan ekonomi mikro," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan OJK Wimboh Santoso menuturkan, pihaknya akan terus memperbanyak program tersebut.

Sebab, salah satu tugas OJK adalah memperluas akses keuangan kepada masyarakat. "Bank wakaf mikro di lingkungan pesantren ini dapat menjadi lahan pendidikan bagi santriawan-santriwati. Serta dapat mempermudah masyarakat sekitar dalam berusaha sehingga kehidupan mereka menjadi lebih baik lagi. Apalagi biaya administrasi hanya dikenakan tiga persen per tahun," tuturnya.

Editor:Sisie
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Ekonomi, Olympic, PON, Badminton
wwwwww