Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
11 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
8 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Para Games 2018

Kalahkan China, David Jacobs Rebut Emas Tunggal Putra

Kalahkan China, David Jacobs Rebut Emas Tunggal Putra
David Jacobs raih medali emas Asian Para Games III/2018. (INAPGOC)
Selasa, 09 Oktober 2018 19:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Petenis meja andalan Indonesia, David Jacobs memenuhi ambisi merebut medali emas tunggal putra cabang olahraga tenis meja Asian Para Games (APG) III/2018. Lagu Indonesia Raya berkumandang dan Bendera Merah Putih berkibar di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Selasa (9/10/2018).

"Saya bangga dan bersyukur bisa menyumbangkan emas untuk Indonesia. Semoga ini bisa menambah semangat rekan-rekan yang lain untuk mengibarkan Indonesia," ujar David usai menyumbangkan emas pertama di tenis meja.

David yang merupakan peringkat dua dunia menaklukkan Lian Hao dari China yang merupakan peringkat empat dunia pada final kelas 10 tunggal putra.

Pertandingan berjalan sangat alot. Saling kerjar mengejar poin terjadi. Pada awal gim pertama, David unggul hingga 4-0. Hingga pada akhir gim pertama, David dapat mempertahankan keunggulannya dan menutup gim dengan skor 11-4.

Pada gim selanjutnya, David sempat tertinggal jauh hingga skor 1-4. Sayangnya, hingga akhir gim David gagal mengejar dan kalah dalam gim kedua dengan skor 7-11.

Pada gim ketiga, saling kejar poin terjadi. Beberapa kali poin mereka imbang. Namun David dapat mengambil poin dalam gim ketiga ini dengan skor 11-6.

Gim ke empat berjalan sangat alot dan panjang. Pada permulaan gim keempat ini, David sempat tertinggal dengan skor 0-4. Namun, David dapat menyamakan kedudukan pada point 8-8. Jual beli serangan terjadi pada gim kali ini. Hingga poin 10, kedudukan masih imbang sehingga pertandingan harus dilanjutkan.

Saling kejar poin terus terjadi. Poin imbang terjadi hingga poin ke 15. David dapat mengunci kemenangan dengan skor 17-15. Dengan kemenangan ini David sukses membawa emas pertama bagi Indonesia dalam cabang tenis meja. ***

wwwwww