Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
6 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Soal Larangan Jilbab, Anang Hermansyah Desak Pemerintah Loby Federasi Judo Internasional

Soal Larangan Jilbab, Anang Hermansyah Desak Pemerintah Loby Federasi Judo Internasional
Selasa, 09 Oktober 2018 18:43 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah mendesak pemerintah agar segera melakukan Loby terhadap Federasi Judo Internasional.

Desakan ini disampaikan Anang saat menanggapi kasus Miftahul Jannah yang didiskualifikasi dari Asian Para Games gara-gara mempertahankan hijab.

"Kasus ini telah menyita publik tanah air. Sikap dia telah menjadi buah bibir masyarakat Indonesia. Keteguhan sikapnya dalam mempertahankan keyakinan keagamannya merupakan landasan sikapnya," ujar Anang kepada GoNews.co, Selasa (9/10/2018) malam.

Anggota DPR yang membidangi olahraga ini juga mengatakan, soal aturan Judo agar melepas atribut merupakan aturan yang telah menjadi norma dalam pertandingan. Namun kata musisi asal Jember ini, jika aturan tersebut diterapkan, tentu banyak "korban"

"Miftahul Jannah baru yang akan muncul jika masih tetap begitu," tegasnya.

"Saya kira perlu jalan tengah atas persoalan ini. Salah satunya, pemerintah dapat melakukan inisiasi dengan melakukan lobi ke federasi olahraga judo agar mengubah norma ihwal penggunaan jilbab," paparnya.

Menurutnya, fakta sosiologis masyarakat Internasional soal masyarakat muslim merupakan fakta yang tidak dapat diabaikan. "Jangan karena aturan tersebut, olahragawan muslim menjadi terkendal," ungkap Anang,

Harapannya kata dia, penggunaan jilbab bagi atlit bukan menjadi penghalang untuk meraih sukses. ***

wwwwww