Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
14 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
11 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
12 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Taretan Dhibi' Galang Dana Bencana Palu dan Donggala

Taretan Dhibi Galang Dana Bencana Palu dan Donggala
Selasa, 09 Oktober 2018 20:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PAMEKASAN - Suporter Madura United FC yang tergabung dalam Taretan Dhibi', menggelar aksi penggalan dana untuk membantu korban bencana alam di Palu dan Donggala. Penggalangan dana dilakukan di kawasan Monumen Arek Lancor Pamekasan, awal pekan ini.

Agus Priyanto, Ketua Komunitas Taretan Dhibi', mengatakan penggalangan dana ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga Indonesia. Selain juga turut prihatin dengan bencana yang dialami.

"Kami ingin berpartisipasi dalam upaya meringankan beban korban di Palu dan Donggala. Duka korban di sana juga duka kami di sini," kata Agus Priyanto.

Suporter yang turun dalam aksi penggalangan dana ini tidak hanya para pemuda. Tapi juga suporter senior seperti Ki Husen. Suporter senior yang menjadi ikon Madura United FC itu ikut turun memakai baju kebanggaannya, yaitu "pesak", baju khas Madura.

"Saudara-sudara kita di Palu dan Donggala sedang tertimpa musibah. Jadi sudah seharusnya suporter ikut membantu meringankan beban mereka," tutur Ki Husen.

Selain Taretan Dhibi', komunitas suporter Madura United FC lainnya juga menggelar aksi serupa. Mereka antara lain Pecot Mania, Trunojoyo Mania, hingga Kaconk Mania. ***

wwwwww